Menolak Ajakan Main, Siswa SMP di Bojonegoro Dianiaya dan Dipukuli Temannya Sendiri
Penganiayaan siswa SMP oleh temannya berbuntut panjang saat orang tua ikut cawe-cawe, hingga ...
Penulis: M Sudarsono | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Dua orang siswa di salah satu SMP di Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro terlibat perkelahian.
Kasus itu bermula seusai pulang sekolah, UA (16) diajak bermain oleh teman sekolahnya yaitu GPA (17).
Namun, UA menolak ajakan temannya tersebut.
Merasa tak terima, GPA mendaratkan pukulan kepada UA, sehingga korban merasa kesakitan.
"Kejadian penganiayaan terjadi kemarin Jumat, bermula dari penolakan ajakan main, lalu kita mediasi keduanya," kata Kapolsek Sugihwaras AKP Temmy Arochman kepada wartawan, Sabtu (24/3/2018).
Temmy menjelaskan, sebelum di mediasi sempat terjadi bersitegang antara kedua belah pihak keluarga.
Karena dipicu ketidak terimaan keluarga korban.
Namun, karena memperhatikan keduanya masih berusia anak-anak dan saat ini statusnya pelajar, maka dilakukanlah upaya mediasi.
"Kita jelaskan mengenai dampak apabila masalah diteruskan, lalu akhirnya kedua keluarga sepakat berdamai dan berjanji tidak mengulangi lagi," tegas Temmy. (Surya/Mochamad Sudarsono)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/siswa-berkelahi_20180324_132740.jpg)