Baru Dibangun, Jalan Beton Rp2,7 Miliar di Bojonegoro Sudah Retak dan Terpaksa Dibongkor

Pembangunan jalan rigid beton di Desa Klino, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Penulis: Misbahul Munir | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Misbahul Munir
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR - Proses pembongkaran dan perbaikan jalan rigid beton di Desa Klino, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro yang mengalami kerusakan. 

 

Ringkasan Berita:
  • Proyek jalan rigid beton di Desa Klino, Bojonegoro senilai Rp2,788 miliar mengalami kerusakan meski baru dikerjakan.
  • Ditemukan retakan di sejumlah titik sehingga jalan harus dibongkar untuk diperbaiki.
  • Nurul Azizah turun langsung melakukan sidak bersama tim teknis dan inspektorat

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Misbahul Munir

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Pembangunan jalan beton di Desa Klino, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Diketahui pembangunan jalan beton sepanjang 1 kilometer di Desa Klino, Kecamatan Sekar itu menelan anggaran mencapai Rp2,788 miliar.

Proyek yang dibiayai melalui skema Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 itu terpaksa dibongkar kembali lantaran ditemukan kerusakan berupa retakan di sejumlah titik. 

Pembangunan jalan di Desa Klino menjadi sorotan serius karena urat nadi dalam mendukung mobilitas ekonomi warga di wilayah perbatasan.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah sampai turun langsung ke lokasi melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Inspektorat serta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Nurul Azizah sidak yang dilakukan merespon banyaknya aduan masyarakat. Ia memastikan penggunaan anggaran publik benar-benar dilaksanakan dengan kualitas yang baik.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa uang rakyat kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang berkualitas. Infrastruktur ini bukan sekadar jalan, tetapi akses menuju kesejahteraan masyarakat,” ujar Nurul dalam keterangannya, rabu (1/4/2026).

Baca juga: Cerita Ahmad Zaki Guru di Bojonegoro, Lari Pakai Seragam Sejauh 4 Km ke Sekolah, Jaga Kebugaran

Dalam sidaknya itu, Tim teknis yang mendampingi melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik jalan.

Hasilnya ditemukan sejumlah kerusakan seperti keretakan di jalan beton yang dibangun. Tim juga merekomendasikan untuk dilakukan pembongkaran dan perbaikan.

Atas temuan tersebut, Nurul meminta kepada Perangkat Desa dan Pelaksana Proyek untuk lebih memperhatikan kualitas pengerjaan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Saya minta seluruh pihak mengedepankan akuntabilitas dan transparansi. Proyek ini harus tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnyanya.

Sementara itu, Kepala Desa Klino, Dwi Nurjayanti, mengungkapkan bahwa pembongkaran jalan dilakukan setelah ditemukan retakan pada salah satu bagian beton.

Baca juga: Terapkan Efisiensi, ASN Bojonegoro Mulai Bersepeda ke Kantor Setiap Senin

Ia juga memastikan pengerjaan perbaikan sesuai dengan rekomendasi hasil monitoring dari tim inspektorat. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved