Tim Hunter Siap Sikat dan Babat Habis Pencurian Dengan Kekerasan di Kota Malang
Kasus pencurian dengan kekerasan di Kota Malang akan dibabat habis oleh Tim Hunter khusus.
Penulis: Benni Indo | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Polres Malang Kota baru saja meresmikan Tim Hunter Makota, Kamis (22/3/2018).
Tim ini bertugas memberantas kasus curas atau pencurian dengan kekerasan di Kota Malang.
Pembina Tim Hunter Makota AKP Ambuka Yudha mengatakan, curas menjadi target utama di antara kejahatan jalanan lainnya karena tingkatnya cukup tinggi. Sebagai contoh adalah kasus seperti curanmor dan curat.
“Jambret itu termasuk curas. Itu target utama tapi dua target (ranmor dan curat) tetap menjadi perhatian kami,” katanya, Sabtu (23/3/2018).
Di jelaskan Ambuka, kasus jambret kerap terjadi di Kota Malang. Pelaku pun tak pandang bulu untuk memburu korban. Mulai dari perempuan, mahasiswa, hingga orang dewasa.
Terakhir, warga Kaliurang Barat, Siti Sariah (51) menjadi korban. Ia kehilangan tas berisi uang dan surat-surat penting di sekitaran SPBU Sawahan.
Jambret yang mengendarai sepeda motor langsung menarik tas Siti hingga ia terjatuh.
Berhasil mendapat tas, pelaku langsung kabur. Sementara korban meski terjatuh namun tidak mengalami luka cukup serius.
Sayangnya waktu kejadian cukup sepi karena masih pukul 04.00 WIB.
Ambuka menambahkan, untuk mengantisipasi jambret pihaknya akan menggalakkan keliling atau patroli Tim Hunter Makota.
Anggota juga dipersenjatai lengkap dan seragam khusus.
“Patroli lebih ke malam hari. Kami jelas akan tindak tegas dan terukur pelaku yang melawan petugas. Tentu kalau seperti itu kami boleh menggunakan senjata, asal tegas dan terukur,” jelasnya.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Kota Ipda Ni Made Seruni Marhaeni menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama jika membawa barang-barang berharga.
Di sisi lain, kata Marhaeni, selain Tim Hunter, polisi dalam lingkup Polsek juga rutin berpatroli.
“Kami akan tetap patroli untuk memastikan situasi benar-benar aman sehingga masyarakat Kota Malang nyaman beraktivitas,” tegas Heni. (Surya/Benni Indo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kapolres-malang-kota-akbp-asfuri-saat-menunjukkan-barang-bukti_20171205_161818.jpg)