Pegiat Layar Tancap di Kampung dan Cafe di Kediri
Malahan sudah beberapa kali Hanna bersama koleganya memutar film di kampung seperti di Kelurahan Sukorame dan Dandangan, kabupaten Kediri.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sosok Hanna Humaira terus bersemangat memperkenalkan film Indonesia kepada masyarakat.
Langkah itu diwujudkan dengan memutar layar tancap di kampung dan cafe.
Malahan sudah beberapa kali Hanna bersama koleganya memutar film di kampung seperti di Kelurahan Sukorame dan Dandangan, kabupaten Kediri. Acara nonton bareng (nobar) layar tancap ini juga digratiskan.
"Kami putar film independen kiriman teman-teman luar kota, kita putar ke masyarakat. Sambutan masyarakat antusias sekali," ungkap Hanna Humaira kepada Surya (tribunjatim.com), Kamis (29/3/2018).
Baca: Pria Mojokerto ini Setubuhi Bocah SD Saat Ngaji, Modusnya Begini. . .
Hanna bersama rekan komunitasnya Layar Indie Kediri terus bertekat mengenalkan film Indonesia kepada masyarakat di Kota Kediri.
"Ada rencana mutar film lagi di cafe," tambahnya.
Mayoritas film yang diputar untuk acara layar tancap bertema drama untuk semua umur.
"Masyarakat khan senangnya menyaksikan film drama," tambahnya.
Hanna juga optimistis komunitasnya Layar Indie yang berdiri sejak Desember 2016 bakal terus memperkenalkan film Indonesia kepada masyarakat.
Baca: Libur Panjang Paskah, PT KAI Operasikan Kereta Tambahan, Inilah Daftarnya
"Meski film yang kami tampilkan bukan film komersial, namun mendapatkan sambutan yang luar biasa. Masyarakat banyak yang keluar rumah nonton layar tancap," ungkapnya.
Bagi Hanna dapat memberikan hiburan kepada masyarakat menjadi kebahagiaan tersendiri.
"Kalau kami gelar layar tancap di kampung bapak, ibu dan anaknya keluar rumah nonton bareng. Mereka tersenyum dan tertawa bersama," jelasnya.(dim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-kediri-hanya-humaira-pegiat-layar-tancap-kediri_20180329_185058.jpg)