Mengenal Curva Boys 1967, 'Pemuda Pojok Stadion' Pendukung Persela Lamongan 

'Wajah dan Nama Kami Akan Terus Tertutup dan Dukung Persela Sampai Juara', Itulah Slogan Utama Fans Berat Persela Lamongan Curva Boys 1967

Penulis: Manik Priyo Prabowo | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM/MANIK PRIYO PRABOWO
Curva Boys 1967 saat hendak mendukung Persela Lamongan melawan Persipura Jayapura pada laga ke Jakajaya Friendly Game 2018, di Stadion Surajaya, Lamongan, Jatim, belum lama ini. 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Manik Priyo Prabowo

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ada yang unik di dunia suporter Persela Lamongan.

Sekumpulan suporter yang hanya duduk di bangku ekonomi paling pojok utara dan selatan ini tak mau menunjukkan wajah namanya.

Saat TribunJatim.com mencoba mengulasnya, para Ultras Persela satu ini enggan difoto dalam kondisi wajah terbuka.

Para wanita muda yang mengenakan kaos Persela Lamongan ini akhirnya bersedia diwawancarai TribunJatim.com usai 'dirayu' terlebih dulu.

(Penumpang Asal Bogor Dikeroyok di Depan Stasiun Pasar Turi, Enam Pemuda Diperiksa Polisi)

TribunJatim.com tertarik mengetahui apa yang membuat mereka bertindak berbeda dari kebanyakan Ultras Mania meski sama-sama mendukung penuh Persela Lamongan.

Perlu kamu tahu, para suporter Persela Lamongan ada yang menyebut dirinya 'Ultras Mania' dan ada yang menyebut dirinya 'Curva Boys 1967'.

Menurut memori ingatan mereka, awal musim 2011 atau 2012, yang bisa diingat adalah awal kumpulan pemuda itu melancarkan aksi perdananya. 

Nama Curva Boys 1967 diusung sebagai nama kumpulan suporter fanatik Persela ini. 

Curva sendiri berarti titik lengkung tribun stadion yang menjadi ‘rumah’ mereka dan Boys menjadi penanda hanya anak-anak muda yang ada dalam perkumpulan itu.

Sedangkan tahun 1967 merupakan tahun berdirinya Persela Lamongan, angka ini mengiringi nama Curva Boys sebagai bukti mereka adalah pendukung setia Laskar Joko Tingkir.

“Kami pendukung yang selalu berada di pojok tribun Stadion Surajaya. Dan kami selalu disana setia mendukung Persela,” tegas wanita berkulit putih ini.

(Dianggap Sebagai Momok Bagi Tim Lawan, Cristiano Ronaldo Bakal Dikawal Ketat 11 Pemain Juventus)

Gadis langsing bertubuh tinggi ini mengaku mereka tak pernah membawa ponsel pintar untuk merekam, memfoto ataupun menyalakan lampu ponsel untuk tunjukkan kekompakan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved