Keterbatasan Pendengarannya Tak Halangi Tekad Kuat Sri Andiani Lanjutkan Studi S2 ke Australia
Di tahun 2017 lalu, ia baru saja menyelesaikan S1 di jurusan Psikologi Universitas Surabaya dengan predikat cum laude.
Penulis: Triana Kusumaningrum | Editor: Alga W
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Triana Kusumaningrum
TRUBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sri Andiani atau yang akrab disapa Dian, adalah seorang gadis yang mengalami gangguan pendengaran atau tunarungu sejak lahir.
"Saya biasa saja sebetulnya, sama seperti teman-teman yang lainnya yang kondisinya normal. Yang membedakan cuma saya harus lebih fokus saat mengikuti perkuliahan. Seperti cari tempat duduk stategis agar bisa mendengar dengan jelas," ujar Dian saat menceritakan pengalamanya berkuliah.
Bahkan Dian tidak pernah merasa minder pada dirinya yang seorang tunarungu.
"Saya tidak pernah merasa minder karena sejak dulu saya diajarkan mama saya, kamu itu nggak ada yang jelek, kamu memang nggak bisa mendengar, tapi kamu bisa menggambar, bisa ini-itu sama kayak temanmu," cerita Dian saat menirukan ucapan ibunya, Rabu (4/4/2018).
7 Fakta tentang Sukmawati Soekarnoputri, Putri Presiden Soekarno yang Puisinya Kontroversial
Dukungan dari kedua orang tua dan keluarganya lah, yang membuat gadis 23 tahun ini bersemangat untuk studi hingga jenjang Strata 1 (S1).
Bahkan di tahun 2017 lalu, ia baru saja menyelesaikan S1 di jurusan Psikologi Universitas Surabaya dengan predikat cum laude.
Saat ini Dian memiliki mimpi ingin melanjutkan studinya ke jenjang S2.
"Saya pengin melanjutkan S2 Audilogi, audiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang telinga yang memperdalam tentang keilmuan pada telinga, dan S2 Jurusan Audiologi yang paling dekat itu ada di Australia," tutur Dian.
Viral Puisi Sukmawati Soekarnoputri Disebut Lecehkan Agama, Ini Jawaban Tegas Sang Anak Paundrakarna
Untuk mewujudkan mimpinya, Dian tengah mempersiapkan segala sesuatunya termasuk belajar lebih untuk Bahasa Inggris.
"Untuk itu otomatis harus bagus tes Bahasa Inggrisnya, dan masalahnya listening-nya, makanya saya masih belajar giat, siapa tahu memenuhi, saya ingin ke sana," tambahnya.
Saat ini keseharian Dian terlibat di Yayasan Aurica Surabaya dan menjadi pekerja lepas di biro psikologi.
Tak hanya itu, Dian juga memberikan les menggambar karena hobinya adalah menggambar.
Puisi-puisi Balasan Netizen Atas Puisi Sukmawati Soekarnoputri Ibu Indonesia yang Kontroversial
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/sri-andiani-penyandang-tunarungu-yang-memiliki-cita-cita-lanjut-s2-di-australia_20180404_104354.jpg)