Tangkal Radikalisme, Unusa Gelar Diskusi Interaktif bersama Kapolrestabes Surabaya

Pusat Pengembangan Masyarakat dan Peradaban Islam (PPMPI) Unusa gelar diskusi dengan tema "Millenarianisme, Fundamentalisme dan Radikalisme."

Penulis: Triana Kusumaningrum | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/TRIANA KUSUMANINGRUM
Diskusi interaktif bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan di Unusa, Jumat (13/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Triana Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pusat Pengembangan Masyarakat dan Peradaban Islam (PPMPI) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) gelar diskusi dengan tema "Millenarianisme, Fundamentalisme dan Radikalisme" pada Jumat (13/4/2018).

Acara yang di hadiri Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan ini digelar di Kafe Fastron lantai 3 Tower Unusa Jemursari Surabaya.

Dalam pemaparannya, pria yang akrab disapa Rudi tersebut menjelaskan tentang ekstrem beragama kepada mahasiswa Unusa yang hadir dalam diskusi tersebut.

Baca: Kembalikan Fungsi Hutan, Ponpes Segoro Agung dan Perhutani Tanam 2.000 Pohon di Wonosalam

"Jadi kita menyampaikan kegiatan itu (ekstrem beragama) tidak benar karena akan menimbulkan radikalisme dan terorisme, jadi harus dilawan sehingga radikalisme dan terorisme tidak ada lagi di Surabaya," ujar Kompes Pol Rudi Setiawan, Jumat (13/4/2018).

Ia bersama mahasiswa dan tamu undangan juga sepakat mengirimkan sinyal damai dari Surabaya untuk Indonesia.

Rudi juga mengharapakan mahasiswa dapat mencari pemahaman yang benar kepada guru yang tepat dan tidak mengembangkan ekstrem beragama.

Baca: Klasemen Sementara Liga 1, Persebaya Surabaya ke Puncak, Arema FC Terbawah di Zona Degradasi

"Saya berharap apa yang saya sampaikan tadi bisa mencegah bahwa itu tidak ada lagi di mahasiswa dimananpun, saya jamin mahasiswa di sini juga setuju mengirimkan sinyal damai dari Surabaya untuk Indonesia," tegasnya.

Yuk follow Instagram TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved