Kampus di Surabaya

Pustakawan UK Petra Mewakili Indonesia Ikuti Program Pendidikan di Ohio, Amerika Serikat

Usai 3 Kali Mencoba, pustakawan perpustakaan UK Petra Surabaya akhirnya berkesempatan kembangkan pendidikan pustakawan profesional di AS.

Istimewa
Chandra Pratama Setiawan, S.IIP., M.Sc. (Baju Batik) pustakawan UK Petra Surabaya pada program Jay Jordan IFLA/OCLC Early Career Development Fellowship Program di Ohio-Amerika Serikat 

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum Chandra sebelum mengikuti program ini.

Di antaranya membuat essay berbahasa Inggris yang menceritakan mengenai pengalamannya dibidang perpustakaan, permasalahan perpustakaan yang dihadapi di Indonesia, serta peluangnya

(Dolly Saiki Festival Kembali Digelar, Berbagai Kegiatan Menarik Akan Ramaikan Kawasan Eks Lokalisasi)

IFLA merupakan badan internasional terkemuka yang mewakili kepentingan layanan perpustakaan dan informasi penggunanya.

Sedangkan OCLC merupakan perusahaan perpustakaan nirlaba global yang menyediakan layanan teknologi bersama, penelitian asli dan program komunitas.

Dengan ini, perpustakaan dapat lebih memfokuskan pembelajaran, penelitian dan inovasi.

Selama empat minggu, Chandra dan keempat pustakawan lainnya terlibat banyak kegiatan, di antaranya sesi kelas membahas trend pengelolaan perpustakaan saat ini serta teknologi yang mendukungnya (misalnya seperti cataloguing and metadata, reference service, user experience, community engagement).

Ada pula sesi leadership dengan CEO OCLC, diskusi perpustakaan dan kepustakawanan dengan librarian dari beberapa perpustakaan , kunjungan ke berbagai macam perpustakaan hingga diskusi dengan perwakilan IFLA.

(Lima Fakta Xiaomi Redmi Note 5, Snapdragon 636 Pertama di Indonesia)

Apakah bisa diterapkan di Indonesia, khususnya perpustakaan Surabaya?

“Bisa”, urai Chandra mantap.

Salah satunya menyediakan layanan drive through, menggalakkan program kegiatan membaca dengan tema tertentu yang berganti-ganti dengan ditambah hadiah.

Bisa juga dalam bentuk penyediaan layanan bimbingan belajar gratis untuk anak sekolah hingga pelatihan menulis lamaran pekerjaan.

Semuanya ini dilakukan agar semakin gemar membaca dan berkunjung ke perpustakaan. 

Diliris dari situs resmi OCLC (https://www.oclc.org/en/news/releases/2018/201801dublin.html) Skip Prichard, President dan CEO OCLC mengatakan bahwa program ini menawarkan pengalaman, gagasan, koneksi dan inspirasi pada para professional berbakat yang dipilih untuk berpartisipasi.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved