10 Persen Soal USBN SD-MI Bentuk Uraian, Bupati Lamongan Sidak Ujian
Sampai dengan tiga hari ke depan, siswa SD-MI di Lmaongan akan menghadapi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Sampai dengan tiga hari ke depan, siswa SD-MI di Lamongan akan menghadapi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).
Berbeda dengan ujian sebelumnya, dalam soal USBN kali ini sebanyak 10 persen diantaranya berupa uraian.
Kepala Dinas Pendidikan Adi Suwito, Kamis (3/5) menyebutkan dari 1.055 lembaga SD-MI baik negeri maupun swasta, yang menjadi penyelenggara peserta USBN sebanyak 1.031 lembaga.
Karena ada dua SD negeri dan tujuh SD swasta yang tidak memiliki murid kelas 6.
Baca: Pamer Tabungan Rp 1 M, Cynthiara Alona Singgung Ekonomi Keluarga, Bukti ini Buat Netizen Tak Percaya
Selain itu, sebanyak 12 MI swasta menggabung USBN di lembaga lain karena belum akreditasi.
Untuk jumlah siswa yang mengikuti sebanyak 17.902 orang. Terdiri dari 9.339 dari SD negeri dan swasta, serta 8.563 dari MI negeri dan swasta.
Selain prestasi non akademik, USBN ini nantinya akan menjadi salah satu kriteria untuk pendaftaran di SMP.
USBN di hari pertama mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, kemudian di hari kedua Matematika dan selanjutnya IPA.
Baca: 6 Laptop di Puskesmas Trowulan Mojokerto di Embat Maling, Pelaku Terekam CCTV
Terkait hal itu, Bupati Lamongan Fadeli percaya siswa SD-MI di Lamongan sudah siap. Karena sebelumnya sudah diadakan sejumlah try out dan doa bersama sebagai kesiapan mental.
“Saya yakin dengan persiapan yang matang, semuanya siap melaksanakan USBN," kata Fadeli.
Tingkat SD dan MI ini yang menentukan kelulusan sekolah, tinggal prestasinya. Saya harap kualitasnya juga baik, “ katanya saat melakukan sidak USBN di SDN Jetis III, MI Murni dan SD Muhammadiyah.(Surya/Hanif Manshuri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-lamongan-bupati-lamongan-sidak-ujian-mi-murni-dan-sd_20180503_134609.jpg)