2021, Pulau Madura Bangun Pembangkit Listrik 30 Ribu MW
2021 akan membangun pembangkit listrik berkapasitas 30.000 Mega Watt di Desa Tanjung Kecamatan Saronggih Kabupaten Sumenep, Madura
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Penerintah pusat di tahun 2021 akan membangun pembangkit listrik berkapasitas 30.000 Mega Watt (MW) di Desa Tanjung Kecamatan Saronggih Kabupaten Sumenep, Madura.
Selama ini, kebutuhan listrik untuk empat kabupaten di Pulau Madura sebesar 140 Mega Watt (MW) dipasok dari Pulau Jawa.
"Ke depan, Madura bisa mandiri. Selama ini kebutuhan listrik kan dipasok dari Surabaya," ungkap Manajer PLN Rayon Bangkalan Umar Arif, Rabu (9/5/2018).
Mega proyek pembangkit listrik di Pulau Garam itu dipastikan akan memutus ketergantungan listrik dari Pulau Jawa.
"Selama ini, jika sesuatu terjadi di Surabaya, Madura padam," ujarnya.
Baca: Bupati Sidoarjo Lantik 68 Kades Terpilih
Pulau Madura pernah mengalami blackout (padam total) selama tiga bulan pada 19 Februari 1999. Blackout terjadi karena dua saluran kabel listrik bawah laut 150 kV yang menghubungkan Pulau Jawa-Madura rusak.
Blackout di Pulau Madura kembali terjadi pada Rabu (22/6/2016) mulai sejak pukul 19.30 hingga sehari dua malam
Meski tidak lama, namun situasi itu membuat warga trauma kejadian tahun 1999 silam terulang. Kali ini, terjadi gangguan ada sutet 150 kV Line 1 dan 2 Perak-Tandes.
Blackout total ketiga se Madura terjadi pada Senin (16/4/2018) pukul 12.00 dan berangsur normal sebelum petang.
Terjadi gangguan Line Transmisi 150 kV dari Pht Ujung (Surabaya). Sehingga pasokan tegangan ke sebagian Gardu Induk di Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan terganggu. Kecuali Gardu Induk di Kamal.
Umar menjelaskan, proyek 30.000 MW tersebut merupakan program Presiden Jokowi. Sebelumnya, pemerintah berencana mendirikan PLTU di Kecamatan Tanjung Bumi Bangkalan pada tahun 2015. Namun gagal terlaksana.
"Akhirnya dipindahkan ke Sumenep. Dari 30 ribu MW itu, Bangkalan kebagian 2x300 MW," jelasnya.
Baca: Begal Motor Sadis dan Tukang Bacok Dilumpuhkan Polres Kota Malang
Bangkalan menjadi satu-satunya kabupaten di Pulau Madura yang memiliki dua Gardu Induk (GI); GI Gili Timur Kecamatan Kamal dan GI Bangkalan Kecamatan Burneh.
"Total dua GI itu berkapasitas 150 mega Volt Ampere (mVA). Beban yang terpakai saat ini masih berkisar 80 mVA hingga 90 mVA," paparnya.
Untuk menambah keandalan sistem khusus Madura, saat ini Unit Induk Pembangunan (UIP) tengah merampungkan pembangunan transmisi 150 kV di GI Bangkalan. (Surya/Ahmad Faisol)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-bangkalan-pembangkit-listrik-di-bangkalan-madura_20180509_191011.jpg)