Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pilgub Jatim 2018

Jalankan Instruksi Ulama, Kiai dan Ibu Nyai se-Kota Malang Kompak Menangkan Gus Ipul-Mbak Puti

Ribuan ulama, kiai dan ibu nyai se-Kota Malang berkumpul di Gedung VEDC, Arjosari, Malang, Jumat (11/5/2018).

Istimewa
Gus Ipul saat bertemu dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Kota Malang 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ribuan ulama, kiai dan ibu nyai se-Kota Malang berkumpul di Gedung VEDC, Arjosari, Malang, Jumat (11/5/2018).

Mereka berniat untuk mendeklarasikan diri memenangkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno (Mbak Puti).

Deklarasi pemenangan kali ini dilakukan di sela-sela silaturahmi ulama, tokoh, dan penggerak perempuan Kota Malang.

"Para kiai, ulama, dan bu nyai yang hadir siap untuk bekerja memenangkan Gus Ipul-Mbak Puti," kata Sulton, Ketua Tim Relawan sekaligus ketua panitia acara.

Baca: Sowan ke Pengasuh Ponpes Al Qodiri Jember KH Muzakki Syah, Gus Ipul Dapat Doa Khusus

Menurut dia, para ulama, kiai dan bu nyai se-kota Malang telah siap menjalankan instruksi ulama membawa Gus Ipul memenangkan Pilgub Jatim 2018.

"Monggo (mari) kita semua ikuti kiai dengan memenangkan Gus Ipul sebagai gubernur Jawa Timur," kata Sulton.

Sementara itu, Gus Ipul yang juga hadir di acara ini mengatakan, perjalanan dirinya menjadi calon gubernur tidak lepas dari peran 25 kiai sepuh yang pada dua tahun lalu memanggilnya.

"Saat itu, kiai-kiai sepuh se-Jawa Timur memanggil saya. Meminta kesanggupan saya maju sebagai calon gubernur," kata Gus Ipul.

Baca: Poin Penting Mbak Puti dari Temu Kangen dan Konsolidasi Barisan Soekarnois dengan Guntur Soekarno

Bahkan, parpol pendukung Gus Ipul yakni PKB, PDI Perjuangan, PKS dan Gerindra ikut mengusung Gus Ipul karena peran dan masukan para kiai sepuh.

"Kiai-kiai sepuh minta Cak Imin (Muhaimin Iskandar) memberikan rekom PKB ke saya. Begitu juga Bu Mega (Megawati) mengatakan ke saya rekom PDI Perjuangan semata karena aspirasi para kiai sepuh di Jawa Timur," kata Gus Ipul.

Begitu juga PKS yang memberikan juga rekomendasi ke Gus Ipul karena masukkan KH Cholil Asad Samsul Arifin, Pengasuh Pesantren Walisongo, Situbondo.

Kemudian Gerindra juga menyusul memberikan rekomendasi karena bersatunya para kiai sepuh se-Jawa Timur.

Baca: 7 Fakta KH Sholeh Qosim Meninggal Saat Sujud, Pesan Terakhir hingga Rencana Dihadiri Jokowi

"Mari kita jaga amanat kiai di 27 Juni nanti," ujarnya.

Menurut Gus Ipul, jika kelak terpilih, para kiai telah menitipkan beberapa upaya untuk menyejahterakan masyarakat, yakni, terkait penyediaan lapangan kerja dan pemuliaan perempuan, ibu, dan anak.

"Para kiai menitipkan pesan kepada saya untuk meningkatkan ekonomi di Jawa Timur. Sebab, meskipun ekonomi di Jawa Timur tumbuh di atas rata-rata nasional, namun kesenjangan antara si miskin dan si kaya masih besar," kata Gus Ipul di hadapan peserta pertemuan.

Satu di antara upaya untuk meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat adalah dengan memberdayakan masyarakat.

Baca: 7 Fakta Ngerinya Lapas Nusakambangan, Rumah Baru 145 Tahanan Mako Brimob, No 6 ‘Saksi’ Kematian

Yakni, dengan menyiapkan lapangan kerja seluas-luasnya.

Untuk itulah, Gus Ipul dan Mbak Puti menyiapkan program Penyedian Lapangan Kerja di Mana-Mana yang disebut dengan "Pak Kardiman."

Di dalam program ini, ada beberapa strategi yang disiapkan Gus Ipul.

Di antaranya, membuka 750 ribu lapangan kerja, menyiapkan sertifikat pekerja non-formal, hingga optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK).

"Kami menyiapkan sejumlah 750 ribu lapangan kerja. Caranya, UMKM dibantu dengan modal, pedagang tradisional dibela, kemudian membatasi minimarket," kata Gus Ipul yang juga mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini.

Baca: Dampingi Pakde Karwo Dua Periode, Program Madin Gus Ipul Dirasakan Warga Pelosok Madura

Perhatian Gus Ipul bukan hanya diberikan kepada pelaku ekonomi, namun juga para perempuan di Jawa Timur.

Bahkan, Gus Ipul telah menyiapkan program khusus untuk perempuan yang menjadi orang tua tunggal (janda).

Yakni, melalui "Rembulan" yang kepanjangan dari Program Pemuliaan Perempuan, Ibu dan Lansia.

Di dalam program ini berisi peningkatan perlindungan perempuan anak, kelompok, dan marjinal.

Selain itu, program ini juga memberikan pelatihan dan pendampingan wirausaha untuk lansia produktif, serta memberikan pendampingan untuk korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Baca: Majukan Pertanian Jawa Timur, Mbak Puti Berkomitmen Kawal Program Strategis Nasional

"Selama ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memberikan perhatian kepada perempuan melalui Jalin Matra (Program Jalan Lain Menuju Kesejahteraan Rakyat). Ke depan, ini akan kami lanjutkan dan sempurnakan melalui program Rembulan," kata suami Fatma Saifullah Yusuf ini.

Sementara itu KH Anwar Iskandar, Pengasuh Pesantren Al Amin Kediri yang hadir di acara ini mengatakan bahwa Gus Ipul adalah satu-satunya calon yang direstui ulama dan kiai sepuh se Jawa Timur.

"Silakan ikut kiai karena pilihan kiai tentu telah melalui kajian dan istikharah," ujarnya.

Baca: Sidak di Pasar Wonokromo Surabaya, Menteri Perdagangan Kaget Harga Ayam Melambung

Pilihan para kiai, kata KH Anwar, juga telah mempertimbangkan kesatuan dan kesejahteraan umat.

"Gus Ipul ini pengalaman 10 tahun, para kiai yakin Gus Ipul lah yang mampu membawa Jawa Timur ini lebih sejahtera dan amanah," kata dia.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved