Seminggu Pasca Bom Gereja, Puluhan Petugas Gabungan Amankan GKI Diponegoro Surabaya
Petugas gabungan bersenjata dari kepolisian dan TNI, serta Banser berjejer di depan Gereja Kristen Indonesia (GKI), Diponegoro, Surabaya.
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Petugas gabungan bersenjata dari kepolisian dan TNI, serta Banser berjejer di depan Gereja Kristen Indonesia (GKI), Diponegoro, Surabaya, Minggu (20/5/2018).
Mereka turut bersama mengamankan kegiatan ibadah pagi di gereja tersebut.
Pasalnya tepat pada hari ini merupakan satu minggu pasca peristiwa pengeboman yang terjadi di tiga gereja di Surabaya, termasuk di GKI Diponegoro.
Baca: Pelindo III Sediakan 260 Trip Mudik Gratis Melalui Bus, Gini Lho Cara Daftarnya!
Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan serta Danrem Surabaya, Kolonel Kav M Zulkifli.
Tidak hanya itu, partisipasi juga datang dari Banser, dan pencak silat Setia Hati (SH) yang turut bersama-sama membantu keamanan.
Sejumlah pengurus GKI Diponegoro mengenakan kaus putih bertuliskan 'Kami Tetap Mengasihi'.
Baca: Pria Karangrejo Surabaya Jadi Tahanan Polisi usai Gondol Emas Belasan Juta Rupiah Milik Tetangga
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menuturkan, penjagaan ini menunjukkan bahwa Surabaya sudah mulai kondusif.
"Pengamanan ini bertujuan agar menciptakan rasa nyaman bagi warga," tuturnya kepada TribunJatim.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kapolrestabes-surabaya-beserta-pengurus-gki-diponegoro-berfoto-bersama_20180520_091118.jpg)