Persebaya
Komunitas Pemerhati Sejarah Persebaya Gelar Diskusi Peringatan 3 Dekade Kejayaan Tim Bajul Ijo
Pemerhati Sejarah Persebaya (PSP) gelar diskusi di lobby marketing Persebaya di Surabaya Town Square.
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerhati Sejarah Persebaya (PSP) gelar diskusi dengan tema "Mengenang Tiga Dekade Menjuarai Perserikatan (1988-2018)" di lobby marketing Persebaya di Surabaya Town Square, Senin (21/5/2018).
Acara tersebut turut dihadiri oleh mantan pemain Persebaya Surabaya di era 80an seperti Muharom Rusdiana, Maula Hely, Yongki Kastaja, serta Seger.
Admin PSP, Dion Prasetya, menyebutkan acara digelar guna mengingat masa kejayaan Persebaya Surabaya yang menjuarai liga perserikatan di era 80an tersebut.
Baca: Menelusuri Keberadaan Trofi Persebaya Juara 1978 dan 1988 yang Misterius, Hilang atau Dicuri?
“Biar kita ingat dan merasakan semangat yang dirasakan ketika itu, biar bisa menular ke tim sekarang,” paparnya kepada TribunJatim.com, Senin (21/5/2018).
Selain itu, Dion mengatakan, tujuan digelarnya acara tersebut adalah mengenalkan sejarah kepada para Bonek yang jarak usianya terpaut jauh dengan generasi masa tersebut.
Diketahui pada era 80an kompetisi teratas di Indonesia adalah Divisi Utama Perserikatan dan dinaungi oleh otoritas sepak bola PSSI serta FIFA, di mana nama Perserikatan bertahan hingga tahun 1993.
Baca: Pasca Teror Bom di Surabaya, Laga antara Persebaya Vs Persipura Sudah Dapat Izin dari Polisi
“Dan 1994 pertengahan berganti nama Galatama, sama kayak sekarang Liga Indonesia,” tambah Dion.
Pada era tersebut, Dion menambahkan, Persebaya Surabaya adalah klub yang merepresentasikan Jawa Timur, karena klub terbaik pada saat itu.
“Orang taunya Persebaya, arek Kediri, arek Malang, itu pasti dukung Persebaya,” tambahnya.
Berbicara rival di era tersebut, tim perserikatan yang paling melekat dengan Persebaya Surabaya adalah Persija Jakarta, PSIS Semarang, dan Persib Bandung.
Baca: Penjualan Pertama, Nokia X6 Ludes Terjual di China Hanya dalam Waktu 10 Detik, Intip Spesifikasinya!
Dalam acara tersebut, PSP turut mengundang beberapa komunitas Bonek, seperti Bonek Rumah Tangga Total (Brutal), dan perwakilan dari setiap tribun.
Dengan digelarnya acara ini, Dion berharap semua elemen yang mencintai Persebaya Surabaya agar tidak melupakan sejarah.
“Sehingga ke depannya kita tidak salah langkah mengambil keputusan,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/diskusi-yang-diadakan-oleh-pemerhati-sejarah-persebaya-psp-dengan-pemain-legenda-persebaya_20180522_122814.jpg)