Ini Motif Pembunuhan di Apartemen Educity Pakuwon City
Pelaku pembunuhan di apartemen Educity Pakuwon City Surabaya belum terungkap. Tapi, polisi memiliki keyakinan AP
Penulis: Fatkhul Alamy | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelaku pembunuhan di apartemen Educity Pakuwon City Surabaya belum terungkap. Tapi, polisi memiliki keyakinan AP (40) dihabisi lantaran masalah bisnis.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengatakan, AP yang berasal dari Paseban, Senen, Jakarta Pusat itu datang ke Surabaya dengan tujuan bisnis yang ditekuni.
"Dari keterangan saksi-saksi yang sudah periksa, memangmenyebutkan korban ke Surabaya untuk urusan bisnis," kata Sudamiran, Senin (4/6/2018).
Sudamiran menuturkan, saat ini anggotanya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku yang hingga saat ini belum tertangkap. Tapi, polisi sudah mengetahui identitas terduga pelaku yang kemungkinan kabur dari Kota Surabaya.
Baca: Pelaku Pembunuhan Pria Jakarta yang Tewas di Apartemen Educity Mulyorejo Lebih dari Satu Orang
Sudamiran menegaskan, AP kemungkinan besar dihabisi oleh lebih dari dua pelaku. Korban datang ke Surabaya dan menginap di apartemen Educity lantai 17 yang akhirnya ditemukan tidak bernyawa di kamar mandi dengan bersimpah darah, Senin (28/5/2018) silam.
“Identifikasi pelaku sudah kami kantongi, tapi memang belum tertangkap,” ucap Sudamiran.
Baca: La Nyalla Gelar Buka Bersama dengan Anak Yatim, Ini Harapannya
Sudamiran mengatakan, kamar 17 apartemen Educity itu milik VA. Keberadaan VA sendiri saat ini sedang dicari polisi, lantaran menjadi salah satu saksi kunci dalam peristiwa tewasnya AP. Polisi sudah mencari VA di tempat tinggalnya di Surabaya, tapi belum diketemukan.
"Kami sudah sebar tim ke berbagai kota yang diduga jadi tempat singgah para pelaku, termasuk saksi kunci (VA)," cetus Sudamiran. (Surya/Fatkhul Alamy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/sesosok-mayat-laki-laki-ditemukan-tewas-di-apartemen-educity-tower-harvard_20180528_140004.jpg)