Komunitas Freelatik Kediri, Sehatkan Tubuh Tanpa Harus Keluar Biaya
Kampanye hidup sehat tanpa keluar biaya ala komunitas Freelatik Kediri langsung menarik perhatian warga dan kawula muda.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Makin banyak anak-anak muda Kota Kediri yang menjadi penggemar olah raga alam. Mereka tergabung dalam komunitas Freelatik Kediri.
Olah raga bebas ini gabungan dari gerak atletik dan fitnes yang mengandalkan beban tubuh sendiri.
Sekumpulan anak-anak muda berpakaian olahraga membentuk formasi melingkar di areal bantaran Taman Brantas, Kota Kediri.
Mereka kemudian melakukan gerakan fitnes dengan meloncat, berjongkok, berbaring serta mengangkat kaki.
Gerakan pelenturan tubuh itu dilakukan berulangkali hingga tubuhnya basah dengan keringat.
Salah satu di antaranya bertindak memberikan aba-aba dan hitungan dari setiap gerakan yang dilakukan.
Anak-anak muda ini merupakan anggota komunitas Freelatik Kediri.
Komunitas ini anggotanya saat ini mencapai puluhan dan secara rutin berlatih bersama di areal bantaran Taman Brantas atau Kediri Memorial Park.
Komunitas Freelatik Kediri memang mengandalkan olah raga alam. Latihannya sejenis dengan gerakan untuk fitnes tapi memakai beban tubuh sendiri.
Olah raga ini memang tidak menggunakan alat bantu dan bisa dilakukan siapa saja.
Budi, salah satu koordinator Freelatik Kediri menuturkan, olah raga komunitasnya sangat simpel dan tidak mengeluarkan biaya banyak serta mudah dijangkau masyarakat.
"Siapapun bisa bergabung bersama kami, tidak memang usia," ungkapnya.
Anggota Freelatik Kediri merupakan gabungan dari sejumlah komunitas olah raga lainnya, salah satunya Kediri Runner.
"Saat ini anggota kami yang tercatat sekitar 70 orang lebih," jelasnya.
Komunitas ini biasanya berlatih dua kali seminggu. Namun khusus bulan Ramadan latihan hanya sekali setiap hari Sabtu sore.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/komunitas-freelatik-kediri_20180604_150735.jpg)