Polisi Batal Periksa Pengemudi Alphard Brutal Pelaku Tabrak Lari, ini Penyebabnya

Keinginan penyidik Polrestabes Surabaya memeriksa Hartono Handoko si pengemudi Alphard brutal belum bisa terlaksana.

Tayang:
Penulis: Fatkhul Alamy | Editor: Mujib Anwar
SURYA/FATKHUL ALAMY
Petugas saat membawa Hartono Handoko, pengemudi mobil Toyota Alphard yang tabrak lari. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Keinginan penyidik Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya memeriksa Hartono Handoko (40), pengemudi Toyota Alphard brutal belum bisa terlaksana.

Hartono batal diperiksa untuk dimintai keterangan atas tabrak lari di beberapa titik di Surabaya, 31 Mei 2018 lalu.

Sejatinya penyidik menjadwalkan memeriksaan Hartono, Senin (4/6/2018) ini.

"Tadi penyidik sudah mendatangi rumah sakit (Mitra Keluarga Waru Sidoarjo). Tapi masih belum bisa dimintai keterangan," ujar Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Antara, menjawab Surya.co.id, Senin (4/6/2018).

Baca: Tabrak Lari di Surabaya, Alphard ini Dikejar Ratusan Motor Hingga Sidoarjo, Tegang Bak Film Action

Menurut Antara, penyidik belum bisa menggali keterangan terhadap diri Handoko lantaan kondisinya masih sakit. Kondisinya belum stabil dan di bagian mata masih mengeluarkan air dan darah dari bola matanya.

"Kami menyimpulkan bahwa secara kemanusiaan, kami menunda dulu memintai keterangan pengemudi Alphard (Handoko)," jelasnya.

Penyidik menunggu sampai kondisi kesehatan Hartono stabil dan siap memberikan keterangan atas peristiwa tabrak lari yang terjadi di jalanan Surabaya dan Sidoarjo.

Antara belum bisa memastikan kapan jadwal pemeriksaan terhadap Hartono.

"Tunggu kesehatan (Hartono) betul-betul siap menjalani pemeriksaan," ucapnya.

Baca: Ada Wanita Mojok di Mobil Alphard yang Tabrak Lari, Kasusnya Diserahkan ke Polrestabes Surabaya

Diberitakan sebelumnya, Hartono yang membawa Toyota Alphard L 1424 VX terlibat tabrak lari di beberapa tempat di Surabaya, Kamis (31/5/2018) malam.

Awalnya Alphard menabrak mobil Avanza di Jl HR Muhammad, selanjutnya dengan brutal menabrak beberapa motor di Jl A Yani Surabaya.

Mobil Alphard tersebut lalu dikejar ramai-ramai oleh warga. Tapi Hartono tak mau berhenti, bahkan makin brutal dalam mengemudikan mobilnya.

Akhirnya setelah Alphard dihentikan, Hartono yang bersama istri, Cenny Anastasia Sutejo diamuk massa.

Hartono dipukuli massa di depan Mako Pasmar 2 Gedangan Sidoarjo.

Baca: Jalanan Lengang, Bikers Wanita Cantik ini Tiba-tiba Tabrak Truk Gandeng, Akibatnya Mengenaskan

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Van Pan Pandia menambahkan, kasus tabrak lari Alphard masih ditangani penyidik.

"Penyidik terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saki. Kasus ini akan diusut tuntas, penyidik masih bekerja," tegasnya. (Surya/Fatkhul Alamy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved