Pilkada Serentak 2018

Amankan Pilkada di Madura, TNI dan Polri Terjunkan Banyak Pasukan Kostrad dan Brimob

Jelang coblosan Pilkada serentak, Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya turun dan sisir ke wilayah Madura. Ada apa?

Amankan Pilkada di Madura, TNI dan Polri Terjunkan Banyak Pasukan Kostrad dan Brimob
SURYA/MUCHSIN RASJID
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin saat berkunjung ke wilayah Pamekasan, Madura, Sabtu (23/6/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN – Menjelang gelaran Pilkada serentak, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman berkunjung ke Polres Pamekasan, Sabtu (23/6/2018).

Dua pejabat militer dan Polri tersebut memberikan pengarahan kepada anggotanya, sekaligus bertemu ulama dan tokoh masyarakat,

Dalam kunjungannya selama 3 jam dan berlansgung tertutup tersebut, hadir Pj Bupati Pamekasan Fattah Jasin, Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo, Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto, Kapolres Sumenep, Dandim 0828 Sumenep, Komisioner KPU Pamekasan, dan sejumlah ulama dan seluruh kapolsek di Pamekasan.

Usai pertemuan, kepada Tribunjatim.com, Kapolda Machfud Arifin, mengatakan, kedatangannya ke Madura, khususnya ke Pamekasan ini untuk bersilaturrahmi dengan ulama, sekaligus mengecek kesiapan Pilkada serentak, karena kebetulan di Pamekasan digelar Pilkada Bupati dan Pilkada Gubernur.

“Kami juga mengecek mengenai kesiapan pendistribusian logistik pilkada, termasuk ke daerah yang terjauh seperti di Pulau Masa Lembu dan Pulau Sapeken di Kabupaten Sumenep. Semuanya berjalan lancar dan aman, sehingga dipastikan nanti pada saat digelar pilkada, tidak ada masalah, karena semuanya sudah siap,” ujarnya.

Menurut Machfud, dipilihnya Madura sebagai kunjungan pertama menjelang pelaksanaan pilkada serentak, karena pihaknya tidak ingin pesta demokrasi di Pamekasan dan wilayah Madura terjadi hal yang tidak diinginkan.

Meski ia tidak secara tegas menyatakan di Madura rawan dalam pilkada, namun ia berharap agar seluruh masyarakat Pamekasan, bersama ulama mensukseskan pilkada ini dengan damai dan aman.

Untuk pengamanan pilkada serentak di Madura, selain aparat kepolisian dan TNI reguler yang diterjunkan ke lapangan, juga dilakukan penebalan pasukan, dengan penambahan pasukan Kostrad dan Brimob sebanyak 800 personel.

“Kami menghendaki bagaimana pilkada nanti berlangsung kondusif. Dan ulama di Madura ini sudah sepakat untuk membantu kami dalam menjaga situasi agar pelaksanaan pilkada bisa berjalan dengan aman. Jadi bukan hanya di Madura yang menjadi perioritas utama bagi kami, namun seluruh kawasan Jawa Timur kami antisipasi,” tegas Machfud.

Selanjutnya kapolda dan pangdam, beserta rombongan meninjau ke gudang logistik KPU Pamekasan, setelah itu melanjutkan perjalanannya ke Sampang, untuk melakukan hal serupa bertemu ulama, kapolres dan dandim. (Surya/Sin)

Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved