Bantu Tangani Banjir Bandang Banyuwangi, BPBD Jember Terjunkan Tim TRC

BPBD berbagai daerah langsung mengirim personil Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mempercepat penanganan banjir bandang di Banyuwangi

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Mujib Anwar
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Tim Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember yang dikirim untuk membantu penanganan bencana banjir bandang di Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (23/6/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - BPBD Kabupaten Jember mengirimkan personil Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu penanganan bencana banjir bandang di Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (23/6/2018).

“Personil TRC BPBD Jember sudah ready dan atas seizin Bupati, malam ini juga Tim telah siap berangkat, untuk tim relawan dari PMI, MDMC dan relawan lain sudah berangkat lebih dahulu bersama dari Propinsi, ” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember, Heru Widagdo.

Menurut Heru, Tim BPBD Jember bersama relawan akan bergabung dengan personil BPBD setempat, untuk membersihkan matrial lumpur yang menerjang ratusan pemukiman warga di beberapa dusun di Kecamataan Songgon dan Singonjuruh, Banyuwangi, tim yang terjun ke lokasi bencana berjumlah 7 orang, tim dari BPBD Kota Batu yang berjumlah 6 orang juga turut serta dalam misi kemanusiaan kali ini.

“Informasi dari BPBD setempat memang untuk kawasan yang terkena banjir bandang cukup luas sehingga dibutuhkan banyak relawan untuk membantu membersihkan matrial lumpur, diperkirakan membutuhkan waktu selama 1 minggu,” terangnya.

Kepala BPBD Kabupaten Jember Widi Prasetyo mengingatkan kepada tim yang terjun ke lokasi bencana agar tetap waspada dan juga memperhatikan keselamatan diri sendiri selama bertugas.

"Jaga kesehatan, jaga keselamatan diri sendiri,  tetap waspada tentunya," pesannya.

Perihal penambahan personel, Widi menerangkan masih memantau kebutuhan di lapangan dan jika dibutuhkan penambahan personel, BPBD Jember siap menerjunkan personel tambahan.

"Masih kita lihat ya nanti di lapangan bagaimana,  jika cukup ya tidak,  jika nanti butuh banyak akan kami kirim lagi personel kesana," ujarnya.

Menanggapi kejadian banjir bandang di Banyuwangi, Widi terus memantau di titik-titik rawan di Kabupaten Jember yang berada di perbatasan Banyuwangi - Jember. Pihaknya juga melakukan langkah preventif dengan terus menggali informasi dan tetap siaga.

"Wilayah-wilayah di Jember seperti Mayang,  Silo, dan Ledokombo memang berpotensi,  namun kita pantau terus, kita siaga dengan gali info disana,  sementara ini masih aman," ucapnya.

Selain mengirimkan bantuan personil, BPBD Jember juga akan menyalurkan bantuaan logistik dari BNPB untuk meringankan beban korban bencana.

Logistik yang akan didistribusikan berupa perlengkapan bayi, Tenda Gulung, Alat Makan, Selimut dan Tikar.

Banjir bandang menerjang tiga dusun  yaitu Dusun Garit, Karang Asem, dan Bangunrejo di Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur pada Jumat (22/6/2018) pukul 08.40 WIB. Banjir juga menerjang permukiman di Kecamatan Sanggon.

Data sementara, sebanyak 328 unit rumah rusak dengan rincian 23 unit rumah rusak berat, 80 unit rumah rusak sedang dan 225 unit rumah rusak ringan. Diperkirakan jumlah kerusakan bertambah mengingat banjir bandang meninggalkan lumpur setinggi 1 meter menerjang permukiman.

Menindaklanjuti permohonan personil via telepon dari BPBD Kabupaten Banyuwangi pukul 13.30 WIB, bahwa dalam penanganan bencana banjir bandang, Banyuwangi membutuhkan dukungan personil dari BPBD Kabupaten Jember.

BPBD Jember telah mengirim enam personil Tim Reaksi Cepat (TRC) dan didistribusikan bantuan logistik untuk meringankan beban korban bencana, berupa masing-masing 10 paket peralatan bayi, tenda gulung, paket alat makan, selimut, dan sepuluh tikar. (Surya/Erwin Wicaksono)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved