Luka Modrić, Kapten Timnas Kroasia yang Dulunya Pernah Jadi Pengungsi Perang Kemerdekaan

Kapten dan pemain paling krusial di Kroasia, Luka Modrić memiliki lika-liku kehidupan yang rumit sebelum bisa tampil di Piala Dunia kini.

Twitter
Gelandang dan kapten Kroasia, Luka Modric, setelah timnya lolos ke final Piala Dunia 2018 

Seorang juru bicara untuk Hotel Kolovare pernah menyatakan:

"Modrić telah memecahkan lebih banyak kaca di jendela hotel daripada apa yang telah diledakkan oleh bom."

"Dia bermain sepak bola non-stop di sekitar aula hotel."

Sebelum karirnya di lapangan hijau sukses besar seperti saat ini, Modrić juga menemui banyak kendala.

Dari Pizza Sampai Cheesecake, 7 Makanan ini Dibuat dengan Porsi Raksasa, Berani Coba?

Tim sepak bola Kroasia HNK Hajduk Split memilih untuk tidak mengontrak Modrić karena dinilai terlalu muda dan tidak memiliki otot yang kuat sebagai seorang profesional.

Tapi kini Hajduk Split boleh jadi menjadi pihak yang paling menyesal dengan keputusannya.

Setelah memulai karier dan menandatangani kontrak dengan sang pesaing, Dinamo Zagreb, Modrić menjadi juara Liga Kroasia tiga kali, dua kali juara Piala Kroasia dan satu kali memenangi Piala Super Kroasia.

Modrić kemudian pindah ke Tottenham Hotspur di mana ia menjadi andalan dan kunci kebangkitan klub London Utara, dengan menorehkan 159 penampilan.

Strategi Maverick Vinales untuk Rebut Podium di MotoGP Jerman 2018

Mantan manajer Spurs, Harry Redknapp menggambarkannya sebagai:

"Neraka bagi musuh dan mimpi seorang manajer. Dia berlatih kesetanan dan tidak pernah mengeluh."

"Ia akan bekerja dengan dan tanpa bola di lapangan dan bisa mengalahkan pemain belakang dengan tipuan atau dengan umpan."

"Dia bisa masuk ke tim mana pun di empat besar."

Pada tahun 2012 Modrić menandatangani kontrak dengan Real Madrid, di mana ia dengan cepat memantapkan dirinya di tim utama di bawah asuhan Carlo Ancelotti, dan kemudian Zinedine Zidane yang di akhir musim 2017/2018 mengangkat trofi Liga Champions untuk tahun ketiga berturut-turut.

Eni Nuraeni, Sosok Wanita yang Berperan Besar Antarkan Lalu Muhammad Zohri Jadi Juara Dunia

Tak heran bila Modrić tampak emosional ketika Kroasia menang 2-1 atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2018.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved