Sama-sama Didaur Ulang, Ponsel Refurbish dan Rekondisi Punya Perbedaan Besar
Mungkin Anda sering mendengar ponsel daur ulang dengan istilah refurbish atau rekondisi. Apa bedanya?
TRIBUNJATIM.COM - Mungkin Anda sering mendengar ponsel daur ulang dengan istilah refurbish atau rekondisi.
Ya, keduanya memang memiliki kesamaan dari segi pembuatannya, sama-sama berasal dari ponsel bekas yang sudah rusak dan diperbaiki ulang.
Selanjutnya ponsel ini akan kembali dikemas dengan sangat rapi dan dijual ulang seolah ponsel baru dengan harga lebih murah jauh di bawah pasaran.
Meski hampir sama namun keduanya sebenarnya sangat berbeda dan segi pembuatannya pun akan berbeda pula.
Cukup Bayar Rp 20 Ribu, Balitjestro Kota Batu Manjakan Wisatawan Dengan Jeruk Keprok
Ponsel rekondisi bisa dikatakan ponsel dengan memiliki kondisi paling miris, sebab ponsel ini didaur ulang secara tidak resmi.
Sedangkan ponsel refurbish didaur ulang dan diperbaiki langsung dari pabriknya.
Nah dari sini kondisi kedua ponsel mulai kelihatan, Anda mungkin dengan lebih mudah bisa membayangkannya.
Kekurangan dari ponsel rekondisi tentu sangat banyak, mengingat ponsel ini adalah daur ulang dari ponsel rusak.
Perlu Anda ketahui ponsel ini telah dirombak ulang mulai dari fisik mesin, hingga sistem operasinya.
Perjalanan Penuh Lika-liku dan Risiko Kroasia ke Final Piala Dunia 2018, Mainkan 3 Laga 120 Menit
Jadi jangan harap ponsel ini akan terlihat sama persis dengan ponsel baru yang Anda dambakan.
Terlepas dari hal itu ponsel ini dijual dengan harga sangat murah namun tidak disertakan garansi, dan tentunya Anda harus memahami hal itu.
Lain halnya dengan ponsel refurbish yang dirakit langsung oleh pabrikan asal, dan perakitannya juga tidak asal-asalan.
Pabrik juga akan menjamin ponsel refurbish memiliki performa yang oke dan harganya pun juga murah.
Selain itu ponsel refurbish biasanya berani menyertakan garansi layaknya ponsel baru.
Meski memiliki perbedaan dari segi perakitan dan legalitas, yang perlu Anda garis bawahi adalah keduanya sama-sama berasal dari ponsel rusak.
Reuni dengan Sang Mantan Pelatih, Ricky Ohorella Sebut Tak Ada yang Istimewa
Jadi segala kemungkinan buruk tentu bisa terjadi dan menurut beberapa keluhan pengguna ponsel refurbish dan rekondisi kedua ponsel ini juga untung-untungan.
Jika Anda kebetulan mendapatkan ponsel yang masih benar-benar oke maka ponsel akan awet.
Sebaliknya jika Anda memang sedang tidak beruntung, maka ponsel refurbish yang Anda beli bisa langsung rusak.
Jadi hal utama yang perlu Anda ketahui sebelum membeli kedua jenis ponsel tersebut,adalah sebaiknya Anda sudah paham bertul mengenai kondisi smartphone dan siap menerima risikonya.
Sudah Dianggarkan Rp 30 Miliar Tapi Konsep Tak Matang, Nasib Sanggar Belajar di Surabaya Tak Jelas
Yuk subscribe Channel TribunJatim.com lainnya:
YouTube:
Instagram:
Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Intisari dengan judul Meski Sama-sama Berasal dari Daur Ulang Ponsel Rusak yang Diperbaiki, Ada Pebedaan Ponsel Refurbish dan Rekondisi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-handphone_20170721_142513.jpg)