Breaking News

Dibangun Dilahan Seluas 6 Hektare, Perajin Bangkalan Mulai Serbu Sentra IKM Suramadu

Perajin Bangkalan mulai menyerbu sentra IKM Suramadu yang dibangun di lahan seluas 6 hektar.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Mujib Anwar
SURYA/AHMAD FAISOL
Para pengungjung mulai ramai mendatangi perajin batik di Sentra IKM Suramadu, Desa Baengas Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Senin (30/7/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Meski baru terbangun empat gedung, namun para perajin sudah antre mendaftar untuk menempati Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) di akses menuju Jembatan Suramadu, Desa Baengas Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

Data dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangkalan, tercatat sebanyak sepuluh perajin batik dan suvenir yang sudah pesan tempat.

"Ada sepuluh perajin, batik dan suvenir. Untuk empat gedung yang ada, sudah ditempati tiga perajin batik dan satu perajin suvenir," ungkap Kepala Bidang Non Agro Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bangkalan, Iskandar Ahadiyat, Senin (30/7/2018).

Sentra IKM dibangun di atas seluas 6 hektare oleh Kementrian Perindustrian melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan sistem multi-years.

Dari total luas lahan itu, 4 hektare di antaranya akan dibangun 40 gedung sentra IKM. Sementara 2 hektare sisa lahan akan difungsikan sebagai lahan parkir, toilet, dan fasilitas umum.

Ahadiyat menjelaskan, saat ini kelanjutan pembangunan Sentra IKM terhenti. Lantaran belum tersedia anggaran dari Kementerian Perindustrian pada tahun ini.

"Namun kami sudah mengajukan dana operasional melalui PAK tahun ini. Dana itu untuk biaya listrik dan air karena sudah menjadi menjadi tanggungan kami," jelasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan air, lanjutnya, sementara memanfaatkan air dari pengeboran proyek. Ke depan, pihak Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) akan menyuplai 5 liter per detik ke Sentra IKM.

"Meski masih terbangun empat gedung yang ditempati tiga perajin batik dan satu perajin souvenir, namun para pengunjung sudah ramai," ujarnya.

Disinggung apakah Sentra IKM bisa ditempati para PKL? Ahadiyat menegaskan, sentra itu dibangun untuk menampung kelompok-kelompok industri lokal Bangkalan yang memproduksi kerajinan.

Berdasarkan peruntukannya, 40 gedung di Sentra IKM memang diproyeksikan sebagai tempat kegiatan produksi batik, anyaman tali agel, kerajina pecut, miniatur kerapan sapi, hingga produksi emban cincin.

Setiap gedung masing-masing berukuran 20 meter x 18 meter. Sedangkan satu gedung utama atau Common Facility berukuran 35 meter x 72 meter. Gedung ini nantinya berada di bagian depan, sebagai etalase promosi beragam hasil IKM.

"PKL kan sudah disediakan rest area oleh BPWS. Tapi kami tetap terbuka asalkan kelompok perajin, bukan pedagang," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Data dan Informasi BPWS Pandit Indrawan mengatakan, saat ini pembangunan rest area memasuki tahap III. Sebelumnya, sudah terbangun 108 kios di rest area.

"Insyaallah tahun depan PKL sudah bisa menempati kios-kios yang ada. Listrik dan air sudah siap di kios-kios yang sudah dibangun pada tahap II," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved