Rapat Paripurna Perubahan Nama Jalan di Surabaya Diwarnai Aksi Walk Out

Rapat Paripurna penetapan perubahan nama jalan di Surabaya yang dibahas dalam Pansus Perubahan Nama Jalan diwarnai aksi walk out.

Penulis: Nurul Aini | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Rapat paripurna penetapan perubahan nama jalan di Surabaya yang dibahas dalam Pansus Perubahan Nama Jalan diwarnai aksi walk out, Sabtu (11/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Rapat paripurna penetapan perubahan nama jalan di Surabaya yang dibahas dalam Pansus Perubahan Nama Jalan diwarnai aksi walk out, Sabtu (11/8/2018).

Aksi tersebut dilakukan oleh Ketua Pansus Perubahan Nama Jalan yang sebelumnya telah menyampaikan dirinya mundur dari pansus, Fatchul Muid, dan politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem), Vinsensius Awey.

Awalnya Awey kembali menyatakan keberatannya dengan rencana perubahan nama jalan.

Perubahan Nama Jalan Gunungsari Banyak Diprotes, Pansus Sidak Pastikan Tak Ada Dampak Administratif

Jika pansus memutuskan untuk menyetujui perubahan nama jalan dalam paripurna, maka lebih baik ia keluar.

"Saya menyatakan tidak bertanggung jawab atas keputusan paripurna, jadi saya akan walk out. Apapun hasil paripurna, saya tidak bertanggung jawab," kata Awey, Sabtu (11/8/2018).

Fatchul Muid yang sebelumnya telah menyampaikan keberatannya, mengikuti Awey keluar dari ruang rapat paripurna.

Tamu undangan dari veteran dan LSM yang juga menolak pansus turut keluar ruangan.

Tindaklanjuti Rencana Perubahan Nama Jalan Dinoyo dan Gunungsari, Pansus Undang Pakar Tata Kota ITS

"Saya merasa pansus terkesan dipaksakan. Pansus Perubahan Nama Jalan ini belum selesai, masih ada pihak yang belum dimintai pendapat tapi sudah dipaksakan selesai," kata Muid.

Politisi NasDem tersebut mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Pemerintah Kota Surabaya terus mendorong perubahan nama jalan segera diselesaikan.

Padahal perdebatan perubahan nama jalan melibatkan warga, khususnya orang-orang yang tidak ingin sejarah dikaburkan.

Ditpolair Polda Jatim Imbau Para Nelayan Tak Melaut Saat Gelombang Tinggi

Setelah aksi walk out, paripurna yang dihadiri Wakil Wali Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana tetap dilanjutkan.

Perubahan nama yang dibahas adalah Jalan Gunungsari yang akan diganti menjadi Jalan Prabu Siliwangi.

Yuk subscribe YouTube Channel TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved