Khofifah : Nasionalisme Generasi Zaman Old Itu Keren Sekali

Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa mengajak generasi zaman now

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Fatimatuz zahroh)
Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa mengajak generasi zaman now untuk tingkatkan rasa nasionalisme saat hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial Universitas Brawijaya Malang, Rabu (15/8/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa mengajak generasi Zaman now untuk meneladani generasi Zaman old dalam hal nasionalisme.

Hal itu disampaikan Khofifah saat hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial Universitas Brawijaya Malang, Rabu (15/8/2018).

"Saya ingin menyandingkan antara nasionalisme generasi Jaman dan generasi zaman now. Nasionalisme generasi Zaman old itu keren sekali," kata Khofifah.

Khofifah lalu mencontohkan sosok muda Bung Karno yang baru usia 26 tahun sudah aktif menyuarakan pergerakan di PMI.

Begitu juga dengan Bung Hatta di usia 24 tahun juga melakukan hal yang sama. Lalu ada pula sosok Kyai Wahid Hasyim sudah aktif di BPUPKI saat masih usia 20an. Begitu juga dengan Tan Malaka, RA Kartini dan juga Jendral Sudirman.

Wanita ini Tenggak 5 Butir Obat Penggugur Janin

"Betapa bahwa mereka itu masih usia muda namun mereka aktif membangun komitmen kebangsaan dan kemerdekaan yang luar biasa," lanjut wanita yang sempat menjadi Wakil Ketu DPR RI ini.

Nilai nasionalisme generasi zaman old itulah yang harus diteladani generasi zaman now menurut Khofifah.

Di depan mahasiswa baru, Khofifah juga sempat menyinggung tentang Papua, Aceh, Maluku, anak suku dalam dan juga masyarakat yang ada di perbatasan Indonesia. Tanpa mereka Indonesia tidak bisa disebut Indonesia.

Mahasiswa yang saat ini mendapatkan akses pendidikan dengan sangat layak harus juga disadarkan bahwa ada saudara-saudara mereka yang masih kesulitan mendapatkan pendidikan yang mewah bahkan tak jarang seadanya.

Indonesia sudah merdeka selama 73 tahun tapi masih ada hari ini masyarakat yang tinggal di daerah tertinggal. Sehingga harus dibangun keseimbangan dan juga kesadaran agar kelak saat mahasiswa ini menjadi pemimpin bisa membuat perubahan bagi negaranya. Tidak korupsi, dan membangun negeri.

"Dengan saya ingatkan seperti ini saya harap mereka ada kesadaran diri. Saya harap mereka punya karakter untuk membangun bangsa," katanya.

Skor 1-1, Irfan Jaya Samakan Kedudukan Indonesia atas Palestina

Tidak hanya itu, generasi zaman now di Universitas Brawijaya itu juga disuguhi data hasil survei dari LIPI dan juga hasil survei dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dimana saat ini yernyata angka intoleransi pada generasi mud begitu tinggi. Termasuk interaksi dengan lain agama.

"Harus kita redam intoleransi ini. Jangan sampai intoleransi membuat negara jadi berai. Menurut saya itu cara mengisi kemerdekaan," pungkas Khofifah.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga membagikan bendera pada mahasiswa yang bisa mengekspresikan rasa nasionalisme dan cinta pada NKRI. (Surya/Fatimatuz zahroh)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved