Kontes KDI 2018 , Restu Orang Tua Selamatkan Delima dari Eliminasi

Panggung Kontes KDI 2018 dibuka oleh penampilan dari Ivan Gunawan, Ayu Tingting dan Raffi Ahmad membawakan lagu medley ‘Hayang Kawin’ dan dilanjutkan

Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Peserta KDI 2018 dan dewan juri 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Selain persaingan yang semakin sengit dan komentar juri yang semakin menggigit, Kontes KDI 2018 pun selalu menyajikan kejutan seru setiap harinya.

Tebukti pada Selasa (21/8), para kontestan dituntut untuk membawakan medley 3 lagu yang terdiri dari berbagai genre dengan mengusung tema #3EkspresiMedley. Dan berdasarkan perolehan jumlah voting, Sherly harus pulang dan meninggalkan panggung KDI 2018.

 5 kontestan yang unjuk bakat malam ini adalah Fandi (Jakarta), Abi (Sidrap), Delima (Tanjung Balai), Muji (Banjarmasin) dan Sherly (Sampang).

Panggung Kontes KDI 2018 dibuka oleh penampilan dari Ivan Gunawan, Ayu Tingting dan Raffi Ahmad membawakan lagu medley ‘Hayang Kawin’ dan dilanjutkan oleh lagu milik Payung Teduh yang berjudul ‘Akad’ dengan sangat menghibur.

Ditanya Sudikah Kau Menjadi Istriku? oleh Raffi Ahmad, Jawaban Ayu Ting Ting Bikin Raffi Menjerit

 Fandi asal Jakarta menjadi kontestan pertama yang tampil. Ia membawakan medley 3 lagu dari masing-masing genre yang berbeda, dimulai dengan lagu ‘Angka Satu’, dilanjutkan oleh lagu ‘Dia’ milik Anji yang dibawakan dengan akustik yang sangat menawan dan ditutup oleh lagu campursari ‘Cucak Rowo’ ciptaan Didi Kempot. Ia berhasil menuai pujian dari Iis Dahlia.

Menurut Iis penampilan Fandi sudah seperti bintang, Fandi berhasil membawakan dangdut klasik dengan improvisasi cengkok yang ‘ulala’.

 Kontestan selanjutnya yang tampil ialah Lil Princess asal Tanjung Balai, Sumatera Utara, Delima. Ia membawakan medley lagu pop ‘Cinta Terbaik’, dilanjutkan oleh lagu ‘Bang Jono’ dan ditutup oleh lagu milik Elvy Sukaesih yang berjudul ‘Pesta Panen’.

Namun usahanya membawakan 3 lagu tersebut belum membuahkan hasil yang maksimal. Beniqno mengkritik bahwa penampilan Delima kurang konsentrasi. Terbukti dari cengkoknya yang ‘kasar’ dan terdengar ragu pada lagu ‘Bang Jono’.

Master Bertha juga menyarankan agar Delima mempelajari teknik vokal kromatik yang berfungsi sebagai petunjuk nada dasar dan berlaku untuk semua tingkatan not senama.

Jenazah Mahasiswi yang Tewas Tenggelam di Jerman Dijadwalkan Tiba di Jakarta Siang ini

Meski menuai kritik, Delima mendapatkan kejutan untuk berbicara langsung dengan kedua orang tuanya yang berada di Tanjung Balai melalui sambungan telepon. 

Anak ke 7 dari 8 bersaudara ini menangis terharu ketika menceritakan pengalamannya yang kerap di bully oleh teman-teman sebaya karena berprofesi sebagai biduan dangdut.

Hal tersebut ia lakukan untuk membantu perekonomian keluarganya, di mana sang ayah berprofesi sebagai sopir bentor (becak motor) dan sang ibu sebagai buruh cuci. 

Ada yang menarik ketika Delima menceritakan pengalaman hidupnya, Ivan Gunawan sempat berkaca-kaca mendengarkan penuturan Delima.

Bulu Tangkis Beregu Putra Sumbang Medali Perak, Berikut Update Perolehan Medali Asian Games 2018

Ivan percaya bahwa Tuhan menitipkan kelebihan dalam dirinya untuk melihat kemampuan dalam diri orang lain. Dan menurut Ivan, Delima dapat menjadi orang yang mandiri dan dapat membawa perubahan bagi keluarga dan masa depan wanita yang pernah ia berikan baju seharga 40 juta pada Kontes KDI 2018 episode Senin (13/8) ini.

 "Kamu boleh percaya atau tidak. Tangan saya selalu bergerak untuk kamu, Delima. Saya selalu bisa memilih orang yang bisa berdiri di atas kakinya sendiri. Contohnya Evie Masamba," ujarnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved