Khofifah Curhat Selokannya Bau dan Mampet, Minta Lurah Jemurwonosari Surabaya Lakukan Ini
Khofifah Indar Parawansa curhat masalah selokan di kampungnya saat bercengkrama bersama warga Kelurahan Jemurwonosari Kecamatan Wonocolo,Surabaya
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa curhat masalah selokan di kampungnya saat bercengkrama bersama warga Kelurahan Jemurwonosari Kecamatan Wonocolo,Surabaya, Minggu (26/8/2018).
Di forum kegiatan Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 73 Forum Silaturahmi Interaktif dan LKMK Award itu dihadiri sejumlah tokoh kampung. Termasuk Lurah dan juga LKMK Kelurahan Jemurwonosari, Surabaya.
"PR kita saat ini saluran air di ujung sana dan ujung sini itu mandek dan aromanya ya. Ditutup pun tetap menembus," kata Khofifah.
Menurut Khofifah masalah saluran air (selokan) dan sekolah di kampungnya tepatnya di Jalan Jemursari VIII Kelurahan Jemurwonosari sudah lama terjadi.
• Ricuh & Adu Jotos saat Aksi #2019GantiPresiden di Surabaya Terjadi di Masjid, Pengurus Sampai Begini
Adanya masalah saluran air (selokan) itu menurut gubernur terpilih bersama Emil Elestianto Dardak itu karena ada penyumbatan dan penyempitan saluran.
Bahkan yang paling lebar salurannya adalah di depan rumah Khofifah sendiri. Sedangkan di kanan dirinya sudah menyempit ukuran salurannya.
"Ayo kita coba cari solusi. Pak Lurah bisa mengajukan ke saya, supaya aromanya tidak terus begini ya," tambah Khofifah.
Lebih lanjut, Khofifah mengajak lurah dan LKMK kampungnya untuk bekerja sama dalam hal programatik kelak saat ia sudah menjabat.
Sebab menurutnya kelurahan dan desa itu berbeda. Dimana kelurahan di kabupaten kota tidak mendapatkan dana desa.
Di desa kabupaten mereka mendapatkan dana desa yang nilai cukup besar.
• Peserta Deklarasi #2019GantiPresiden Sudah Ramai, Ahmad Dhani Tertahan di Hotel Majapahit
Padahal mereka yang di kelurahan yang tidak berbentuk desa banyak juga yang masyarakatnya bukan kategori berkecukupan.
"Maka saat ini sedang kita pikirkan bagaimana bisa mendapatkan bantuan keuangan daerah," kata Khofifah.
Nantinya jika disalurkan bantuan keuangan daerah, disalurkan dulu ke kabupaten kota.
Ia ingin nanti setelah menjabat ada program signifkkan di RT RW ataupun LKMK di Jemurwonosari.
"Supaya ada yang lebih manfaat dimana saya menjadi warga di dalamnya," kata Khofifah.
• Aksi Saling Dorong Sempat Terjadi Antara Banser dengan Massa Aksi #2019Ganti Presiden di Surabaya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-khofidfah-dan-pengurus-kampung-jemurwonosari-suabaya_20180826_131547.jpg)