Pusat Studi Peradaban Universitas Brawijaya Malang Usulkan Adanya Museum Keris Nusantara

Pusat Studi Peradaban (PSP) Universitas Brawijaya (UB) Malang mengusulkan kampus memiliki museum keris nusantara.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Ani Susanti
SURYA/SYLVIANITA WIDYAWATI
Suasana kegiatan seminar nasional keris nusantara di Gedung Widyaloka, Universitas Brawijaya Malang, Senin (15/10/2018). 

"Sampai saat ini, produksi keris masih ada. Sentra terbesarnya di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dan di Imogiri serta Kabupaten Bantul, Yogyakarta," jelasnya.

Unggul memaparkan, perajin keris di Kabupaten Sumenep tersebar di tiga kecamatan, yaitu Bluto, Saronggi dan Lenteng.

"Di tiga kecamatan di Sumenep mampu menghasilkan 2000 bilah keris per bulan," kata Unggul.

Meski dianggap buat kalangan tua, namun menurut Unggul, keris juga harus dikenalkan pada anak muda, kaum milenial.

"Sebab UNESCO saja sudah mengakui keris Indonesia," ucapnya. (Sylvianita Widyawati)

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved