Mahalnya Air di Lamongan, ini Yang Dilakukan PWI Lamongan
Mahalnya harga air di Lamongan akibat musim kemarau panjang tahun sangat berdampak, masyarakat semakin susah mendapatkan air bersih.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Mahalnya harga air di Lamongan akibat musim kemarau panjang tahun sangat berdampak, masyarakat semakin susah mendapatkan air bersih.
Yang tidak kebagian dropping air geratis, terpaksa harus membeli meski dengan harga mahal.
Masyarakat ditingkat desa seperti Pangkatrejo Sugio, Banjarejo Kecamatan Sukodadi, Kedungpring dan desa di wilayan Selatan lainnya terpaksa harus merogoh kocek lebih besar demi mendapatkan air bersih.
Untuk membeli air tiga jerigen atau 75 liter air kini harganya mencapai Rp 10 ribu.
"Kalau mengandalkan kiriman air bantuan, bisa-bisa tidak mandi. Masakpun susah," gerutu Khumaimah, warga Sugio pada TribunJatim.com, Rabu (17/10/2018).
Bantuan air dari sejumlah lembaga, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dinilai warga belum bisa menjangkau kebutuhan warga terdampak kekeringan secara keseluruhan.
• Tak Marah, Begini Reaksi Aurel Hermansyah Saat Diganggu Arsy Sampai Jatuhkan Cerminnya hingga Patah
Untuk memenuhinya, warga terpaksa harus membeli air yang dijajakan, meski air yang ditawarkan itu bukan air PDAM dan hanya air sumber sumur.
Setidaknya kondisi itu dialami sebanyak 78 desa di Lamongan.
Melihat kenyataan itu, belasan wartawan yang tergabung dalam lembaga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan bergerak cepat membantu warga terdampak kekeringan.
Rabu (17/10/2018) siang, para awak media dalam nuangan PWI membantu mereka.
• Dituding Bawa Kabur Barang Milik Negara, Roy Suryo Kembali Kirim Surat Somasi ke Kemenpora
Dalam dua hari ini, PWI memberi bantuan air bersih sebanyak 24 ribu liter ke beberapa desa diantaranya, Desa Kedondong Kecamatan Sarirejo dilanjutkan dropping air ke Dusun Balan Desa Banjarejo.
Dropping air bersih gratis hari ini dikawal Ketua Panitia Bantuan Air Bersih, Akhamad Zainuri yang juga wartawan JTV.
"Semoga dengan kegiatan ini akan membantu meringankan beban warga terdampak kekeringan," ungkap Zainuri pada TribunJatim.com.
Zainuri memastikan kegiatan sosial serupa tidak akan berhenti sampai di sini. Namun akan berlanjut dengan kegiatan lainnya yang menyentuh masyarakat secara langsung.
Sementara itu, Ketua PWI Lamongan, Bachtiar Febrianto yang turut mengantarkan bantuan air bersih ke lokasi mengungkapkan, ini adalah satu diantara sekian banyak kegiatan sosial yang menjadi agenda PWI Lamongan.
• Ternyata Selama Ini Ruben Onsu Diselamatkan Anaknya dari Ancaman Teror Ganjil, Simak Ceritanya!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-lamongan-pwi-lamongan-droping-air-bersih_20181017_135911.jpg)