Jalur Overpass Macet, Pengendara di Surabaya Kebingungan dan Harus Memutar Jauh

Jalur Overpass macet membuat para pengendara di Surabaya kebingungan dan harus memutar jauh.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Mujib Anwar
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Rekayasa lalu lintas di Overpass Bundaran Satelit, Surabaya, Selasa (23/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejumlah pengendara dari Jalan HR Muhammad ke arah tol Surabaya Gempol masih bingung, dengan rekayasa arus lalu lintas overpass, Selasa (23/10/2018).

Begitu juga dengan pengendara dari Jalan Mayjen Sungkono atau dari tol Surabaya Gempol, yang akan ke Jalan Kupang Indah.

"Masih bingung ini kan hari pertama rekayasa arus lalu lintasnya. Biasanya putar lumayan dulu, baru nanti ke arah tol Surabaya Gempol. Kalau begini lebih pendek dan nggak terlalu macet. Untung tadi sempat nanya petugas yang berjaga, rambunya belum kelihatan," kata Muzakki, pengendara yang melintasi di Jalan HR Muhammad.

Laka Maut Sering Terjadi di Perlintasan KA Sebidang di Surabaya, Risma Angkat Bicara & Serba Salah

Sejumlah pengendara yang tidak tahu sisi Barat dan Timur bundaran satelit ditutup pun, akhirnya terpaksa memutar cukup jauh.

Sementara pengendara yang mencoba overpass merasa nyaman, karena lebih cepat dan tidak perlu jauh memutar.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat menjelaskan, pengalihan arus ini bersifat sementara, sampai underpass selesai.

Untuk itu Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ) belum dipasang keseluruhan, menunggu underpass tuntas.

Anaknya Terpental, Korban Tewas Pajero Sport Ditabrak Kereta di Surabaya Jadi Tiga Orang Sekeluarga

"Tadi bertahap ya (penutupan bundaran satelit sisi Barat dan Timur), karena memang simpang ini sangat rumit, ada 5 traffic light," jelasnya, ditemui Surya.co.id (TribunJatim Network) di overpass, Bundaran Satelit yang kini disebut Bundaran Mayjen.

Sehingga, saat memindahkan harus bertahap karena pengguna belum terbiasa. Rekayasa lalu lintas diarahkan bersama 50 petugas selama 1 minggu.

"Itu kami lakukan, karena setiap hari karakteristiknya berbeda setiap harinya," terang Irvan. (Pipit Maulidiya)

Ditagih Bayar Kos Malah Ancam Mau Hajar Pemilik Rumah, Warga dan Pendatang Bentrok di Waru Sidoarjo

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved