Dishub Kota Surabaya Pasang Barrier untuk Mengamankan Proyek Jogging Track
Dinas Perhubungan Kota Surabaya pasang Barrier di pintu masuk area jogging track berbahan limbah sandal japit sebagai upaya pengamanan selama proyek
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Yoni Iskandar
Laporan wartawan Tribunjatim.com, Luthfi Husnika
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dinas Perhubungan Kota Surabaya langsung memasang Barrier di pintu masuk area jogging track berbahan limbah sandal japit sebagai upaya pengamanan selama proyek berlangsung.
Terlihat 4 barrier menutup akses masuk lokasi jogging track sebelah Pasar Keputran Surabaya.
Menurut Azar selaku Ketua Rayon Pemasangan Jogging Track berbahan limbah sandal japit, barrier tersebut dipasang oleh Dinas Perhubungan atau Dishub Kota Surabaya.
"Sudah saya konfirmasi kalau yang memasang dari pihak Dishub Kota Surabaya," ungkapnya saat dihubungi wartawan Tribunjatim.com pada Kamis (8/11/2018).
Seperti yang pernah diungkapkan oleh Azar pada Selasa (6/11/2018) bahwa proyek jogging track ini membutuhkan pengamanan dari pihak Dishub. Hal tersebut dikarenakan banyak matras yang sudah rusak karena digunakan untuk parkir motor oleh warga setempat.
Parahnya lagi, banyak truk ayam yang akan menuju Pasar Keputran mlintasi track tersebut dan membuat matrasnya rusak.
Azar berharap pihak Dishub lebih memperketat pengawalan proyek tersebut agar tidak kerja dua kali karena harus memperbaiki matras yang rusak dan menyelesaikan panjang track yang masih belum selesai.
Hingga berita ini dirilis, Dishub sudah melakukan penutupan akses menuju jogging track dengan memasang 4 barrier.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-barier-jogging-track-sanal-jepit-di-surabaya_20181108_123817.jpg)