Proyek Matras Jogging Track Sandal Jepit Dipenuhi Tanah, Batu, dan Sampah Daun
Proyek jogging track belum selesai, matras dipenuhi tanah, batu, hingga sampah daun kering.
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Alga W
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Proyek jogging track belum selesai, matras dipenuhi tanah, batu, hingga sampah daun kering.
Jogging track yang rencananya akan dibuat dengan panjang 2 km, mengalami kendala.
Matras yang sudah terpasang sepanjang 400 meter di jogging track, dipenuhi tanah, batu dan sampah daun.
• Lirik dan Kunci Gitar Lagu Sunset Di Tanah Anarki Superman Is Dead
Selain itu, masih banyak kendaraan bermotor yang melintas atau parkir di atas matras.
Padahal, matras jogging track tersebut dikhususkan untuk pejalan kaki.
"Kalau ada yang melintas di atas matras menggunakan motor, atau parkir motor di atas matras, langsung lapor ke petugas yang sedang jaga saja," ungkap Satpol PP yang sedang berjaga, Senin (12/11/2018), pukul 16.30 WIB tadi.
• Daftar Artis Terkaya Indonesia, Syahrini yang Sering Tampil Glamor Ternyata di Posisi Terakhir
Menurut pantauan langsung wartawan TribunJatim.com di lokasi sore ini, adanya sampah yang menumpuk di atas matras juga menjadikan matras rusak sebelum selesai.
Kesadaran masyarakat untuk menjaga dan merawat matras-matras berbahan limbah sandal jepit ini sangat diperlukan.
Hal tersebut untuk menghindari kerusakan yang semakin parah selama proyek jogging track masih berlangsung.
• Viral Cuitan Beda Jumlah Penonton Hanum & Rangga dan A Man Called Ahok, Ini Fakta Sebenarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kondisi-matras-jogging-track-yang-dipenuhi-batu-tanah-dan-sampah-daun.jpg)