Warga Tolak Relokasi Eks PKL Mastrip di Jalan Dr Wahidin Kota Blitar

Warga Jalan Dr Wahidin, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, tepatnya yang tinggal di sebelah timur Stadion Supriyadi, bergolak.

Warga Tolak Relokasi Eks PKL Mastrip di Jalan Dr Wahidin Kota Blitar
SURYA/SAMSUL HADI
Warga memasang poster bertuliskan penolakan rencana relokasi eks PKL Mastrip di trotoar Jalan Dr Wahidin, Kota Blitar, Kamis (29/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Warga Jalan Dr Wahidin, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, tepatnya yang tinggal di sebelah timur Stadion Supriyadi, bergolak, Kamis (29/11/2018).

Mereka menolak rencana relokasi eks pedagang kaki lima (PKL) Jalan Mastrip di trotoar Jalan Dr Wahidin atau di sebelah timur Stadion Supriyadi.

Warga memasang poster bertuliskan tentang penolakan rencana relokasi eks PKL Mastrip di trotoar Jalan Dr Wahidin, Kamis (29/11/2018).

Sempat Molor, Seragam Gratis untuk Siswa SD dan SMP di Blitar Akhirnya Dibagikan

Budwi Sunu Sebut Kondusifitas Kediri Tak Lepas dari Peran Forum Kerukunan Umat Beragama dan PAUB-PK

Lee Changsub BTOB akan Merilis Album Solo Korea Pertamanya pada Desember Mendatang

Sejumlah poster ukuran kecil ditempel di pagar pembatas trotoar dengan permukiman warga.

Poster-poster itu bertuliskan penolakan keberadaan PKL di lokasi.

Salah satu bunyinya 'Tolak PKL, Kami Tidak Mau Menjadi Percontohan Kampung Kumuh', 'Trotoar Tempatnya Orang Jalan Bukan Berjualan', dan beberapa kalimat penolakan lainnya.

"Intinya warga di sini menolak kalau trotoar digunakan PKL secara permanen. Untuk detailnya silakan ke kelurahan, kami sudah kirim surat ke kelurahan," kata salah satu warga yang enggan ditulis namanya.

5 Tempat Wisata di Jawa Timur yang Bisa Jadi Pilihan Habiskan Waktu Libur, Pantai sampai Kawah Ada!

Protes ke Pimpinan Satpol PP Tak Digubrik, Avisha Ngamuk dan Rusak Rumah Dinas Wali Kota Blitar

Warga mengaku khawatir kawasan itu menjadi kumuh setelah ditempati PKL.

Selain itu, hak para pejalan kaki akan hilang kalau trotoar itu dijadikan tempat untuk PKL.

Apalagi, warga tidak tahu sampai kapan para PKL menempati lokasi itu.

"Dulu tempat ini memang pernah dipakai untuk relokasi pedagang Pasar PON. Tapi, kan hanya sementara karena Pasar Pon masih dalam pembangunan. Setelah pembangunan selesai, mereka kembali ke pasar. Kalau ini, kami belum tahu sampai kapan mereka menempati trotoar," ujarnya.

Sempat Bikin Heboh, Pelaku Perusakan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar Berhasil Ditangkap

Kenalkan Hidroponik pada Generasi Millennial, HKTI Jatim Gelar Sosialisasi di Ponpes An Nur 1 Malang

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved