Desainer Didiet dan Lenny Gelar Fashion di Kota Kediri

Pemkot Kediri kembali menggelar Dhoho Fashion Street 2018. Kegiatan yang mengundang desainer nasional Didiet Maulana dan Leny Agustin bakal berlangsu

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Didik Mashudi)
Peragawan dan peragawati yang bakal menampilkan busana hasil desainer Didiet Maulana dam Lenny Agustin. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemkot Kediri kembali menggelar Dhoho Fashion Street 2018. Kegiatan yang mengundang desainer nasional Didiet Maulana dan Leny Agustin bakal berlangsung di Taman Sekartaji, Kota Kediri, Kamis (13/12/2018).

Event tahunan Dhoho Fashion Street ini memadukan fashion show jalanan di area terbuka dengan mengundang desainer busana nasional.

Tahun ini mengusung tema “Warisan Agung Panji Sekartaji”. Panji Sekartaji merupakan epos yang lahir pada masa kejayaan Kerajaan Kadiri dengan ibukota Dhaha (saat ini diambil nama jalan Dhoho).

Panji Asmoro Bangun dan Dewi Sekartaji merupakan tokoh utama dalam epos ini.
Cerita Panji juga berkembang dan menyebar ke berbagai daerah di Indonesia dan dunia.

Jelang Natal 2018, Ini 6 Tradisi Perayaan Natal di Jepang, Makan Ayam Goreng hingga Tukar Kado

Cerita Panji ditetapkan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai “Ingatan Dunia” atau Memory of the World (MoW) pada 31 Oktober 2017.

Dua desainer Didiet Maulana dan Lenny Agustin telah menafsirkan kisah tersebut melalui busananya. Didiet Maulana akan menampilkan busana berbahan tenun ikat yang merupakan produk unggulan Kota Kediri.

Sedangkan Lenny Agustin akan menampilkan busana berbahan batik karya perajin Kota Kediri. Masing-masing desainer akan menampilkan 24 karya.

Sementara talenta desainer lokal Kota Kediri juga ikut memeriahkan Dhoho Fashion Street 2018 antara lain Desty Rachmaning, Ahmad Qosim, Numansa, dan SMKN 3 Kota Kediri.

Ketua Dewan Kerajian Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar menjelaskan, event ini bagian dari upaya mengangkat nilai tenun ikat Kota Kediri. Konsep Warisan Agung Panji Sekartaji adalah bagian dari konten marketing.

Evaluasi Kebakaran 17 Rumah di Kapasan Surabaya, Tri Rismaharini: Bronto Skylift 104 Harus Turun

"Kami percaya pemasaran modern saat ini adalah membangun cerita dibalik sebuah produk atau story-telling” kata Ferry Silviana Abu Bakar, Senin (10/12/2018).

Dengan mengundang perancang busana berkelas nasional, kami berharap bisa mengangkat kepercayaan diri desainer lokal dan mengajak mereka berkolaborasi dan berbagi pengalaman.

Sementara Abdul Hakim Bafagih, Direktur Kediri Creative City Forum memberikan apresiasi agar pemerintah tidak hanya fokus pada upaya peningkatan kapasitas produksi produk UMKM.

"Dengan event seperti ini kami berharap nilai jual produk tenun ikat Kota Kediri bisa meningkat,” ungkapnya kepada TribunJatim.com.

Dijelaskan, dengan mengundang desainer Didiet Maulana dengan brand Ikat Indonesia. Deasainer ini telah melanglang buana di industri fashion dunia, begitu juga Lenny Agustin.

"Semoga ke depan kolaborasi ini bisa mengundang nama besar di industri fashion lainnya,” tambahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved