Tantangan Melintas di Pertigaan Boboh Gresik, Macet Bisa Sampai 1 Km Tiap Pagi Gara-gara Proyek
Pengguna jalan di Jl Raya Boboh Kecamatan Menganti Gresik banyak yang terjebak macet hingga puluhan meter dari pertigaan Boboh.
Penulis: Sugiyono | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Pengguna jalan di Jl Raya Boboh Kecamatan Menganti Gresik banyak yang terjebak macet hingga puluhan meter dari pertigaan Boboh.
Hal ini diduga akibat penutupan jalan, kondisi jalan yang rusak dan menyempit.
Dari pantauan Surya Online, kemacetan tersebut diduga akibat penutupan Jl Mayjend Sungkono Kecamatan Kebomas Gresik.
Di lokasi itu, terdapat proyek pemasangan box culvert, akibatnya seluruh kendaraan besar dan bis pariwisata banyak yang melewati jalan satu-satunya menuju Surabaya.
(Jadwal BWF World Tour Finals 2018 Hari Kedua, Laga Berat Anthony Ginting Vs Shi Yuqi)
(Inilah Curahan Hati Emil Dardak Usai Sang Adik Eril Dardak Meninggal Dunia)
Kemacetan kerap terjadi sejak pagi hari pukul 7.00 WIB hingga beberapa jam terus merambat dan cenderung macet, kendaraan menumpuk di simpang tiga Jl Raya Morowudi Kecamatan Menganti, Gresik.
Kondisi tikungan jalan Raya Boboh Kecamatan Menganti yang rusak, bergelombang dan menyempit juga mengakibatkan kemacetan.
Sehingga pengendara roda dua tidak bisa bergerak dengan leluasa.
Seperti diungkapkan Khoirul Anam, warga Kepatihan Menganti yang setiap hari melintasi pertigaan Boboh.
DIa mengatakan bahwa pertigaan Boboh sering macet akibat jalan yang sempit dan rusak, Serta adanya pembangunan jalan di beberapa tempat. Salah satunya di pertigaan Morowudi Kecamatan Cerme.
“Akibatnya kendaraan tumpek blek di pertigaan Boboh, sebab ini satu-satunya jalan umum menuju Surabaya untuk kendaraan besar. Jalan lain ya lewat jalan Tol Kebomas,” kata Khoirul, Rabu (12/12/2018).
Jalan lingkar Timur Kota Gresik yang menuju Pelabuhan Gresik juga diportal, kendaraan tidak boleh melintas.
Kemudian ada Jl Mayjend Sungkono Kecamatan Kebomas, yang ditutup sampai 17 Desember 2018 untuk proyek pemasangan box culvert.
Belum lagi, pertigaan Morowudi menuju Kecamatan benjeng juga dalam pembangunan. Begitu juga di Jl Raya Menganti ke arah timur juga ada pengecoran jalan.
Akibatnya, pertigaan Boboh menjadi jalan satu-satunya akses yang bisa digunakan semua kendaraan dari Gresik menuju Surabaya.
“Akibatnya ya macet puluhan meter hingga 800 meter. Bahkan samapi satu kilo meter,” katanya.
(Final Trial Game Asphalt 2018, Balapan Kelas Dunia Akan Tersaji di Sirkuit Kanjuruhan Malang)
(Gridmotor.id Diluncurkan, Para Bos APM Sepeda Motor se-Indonesia Menjadi Saksi)
Para pengguna kendaraan hanya bisa pasrah, sebab kendaraan sudah tidak bisa bergerak sama sekali.
“Terpaksa ya harus menunggu kendaraan lain berjalan. Terlambat kerja ya bagaimana lagi,” kata Darno, warga yang rumahnya dekat dengan pertigaan Boboh.
Satlantas Polres Gresik dibantu anggota Polsek Menganti juga mengaku tidak mampu mengarahkan arus kendaraan supaya melaju dengan kencang.
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto mengatakan, satu-satunya mengatasi kemacetan di pertigaan Jl Raya Boboh Kecamatan Menganti Gresik harus ada pelebaran jalan. Seperti di perempatan Duduksampean.
“Agak berat mengandalkan anggota, sebab jalannya sempit dan sekarang banyak kendaraan besar melintas di pertigaan itu,” kata Wikha.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Nanang Setiawan mengatakan, kemacetan di pertigaan Jl Raya Boboh karena banyaknya kendaraan tidak diimbangi lebar jalan yang justru cenderung sempit karena kendaraan besar-besar.
“Nanti akan terselesaikan dengan berlakunya ruas jalan tol Legundi – Kebomas dan Manyar,” kata Nanang.
Nanang juga menawarkan penyelesaian lain, yaitu dengan cara pembatasan kendaraan dan ciptakan angkutan umum yang layak.
“Saat ini kita juga sudah mengusulkan ke Bappeda Provinsi Jatim terkait jalan provinsi yang ada di Gresik. Termasuk bantuan pelebaran jalan dari dan menuju pintul jalan tol,” imbuhnya.
Reporter: Surya/Sugiyono.
(Inilah Curahan Hati Emil Dardak Usai Sang Adik Eril Dardak Meninggal Dunia)