Pasangan Mahasiswa dari Kediri Ini Cekik Bayinya Sampai Tewas, Lalu Dikubur di Bawah Rumpun Bambu

Pasangan Mahasiswa dari Kediri Ini Cekik Bayinya Sampai Tewas, Lalu Dikubur di Bawah Rumpun Bambu.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Sudarma Adi
SURYA/DIDIK MASHUDI
Pasangan mahasiswa yang tega mencekik dan mengubur bayi hasil hubungan gelap diamankan di Mapolres Kediri, Kamis (3/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Setelah melakukan penyelidikan, penyidik PPA Polres Kediri mengamankan dua tersangka pelaku yang membunuh dan mengubur bayi hasil hubungan gelap di bawah rumpun bambu Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Dua tersangka yang diamankan masing-masing, LI (18) pelaku perempuan warga Desa Dungus, Kecamatan Kunjang dan AI (18) warga Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Kedua pelaku berstatus sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Tulungagung dan Jombang.

Wali Kota Abdullah Abu Bakar Sebut Angka Inflasi Kota Kediri Terendah di Pulau Jawa dan Bali

Selama ini pelaku menjalin hubungan asmara hingga pelaku perempuan hamil di luar nikah.

Kasus pembunuhan dan pembuangan bayi baru lahir ini bermula saat LI melahirkan anak hasil hubungan gelap dengan pacarnya AI di tempat kosnya Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Saat merasakan mulas hendak melahirkan, LI sambil jongkok mengejan di dalam kamar kosnya.

Bayi laki-laki yang dilahirkan sempat menangis.

Patroli, Petugas Satpol PP Kota Kediri Amankan Pasangan Mesum di Pinggiran Kebun Tebu Jalan Pajang

Namun, tersangka kemudian mencekik leher bayi dengan tangan kiri selama 30 menit hingga meninggal.

Selanjutnya mayat bayi bersama tali pusarnya dimasukan dalam kantong kresek.

Kemudian LI menghubungi AI untuk mengubur bayi yang dilahirkan.

Kedua pelaku selanjutnya janjian bertemu di Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.

Dari Tulungagung ke Kediri mayat bayi dimasukkan dalam jok sepeda motor Honda Vario milik pelaku nopol AG 4820 DD.

Kemudian mayat bayi yang terbungkus tas kresek diterima oleh AI juga dimasukkan dalam jok sepeda motornya Yamaha N Max nopol AG 3448 FE.

Oleh pelaku AI bayi laki-laki itu kemudian dikubur di bawah rumpun bambu dekat rumahnya Desa Keling, Kecamatan Kepung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved