Pedagang Pasar Tagih Janji Pemkot Surabaya Revitalisasi Pasar Tunjungan

Perkumpulan Pedagang Pasar Tunjungan Surabaya menagih janji Pemkot Surabaya untuk merevitalisasi pasar Tunjungan yang selama ini sudah tidak layak

Pedagang Pasar Tagih Janji Pemkot Surabaya Revitalisasi Pasar Tunjungan
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT THORIQ
Perkumpulan Pedagang Pasar Tunjungan (P3T) konferensi Pers di Pasar Tunjungan Surabaya pada Kamis (3/1/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perkumpulan Pedagang Pasar Tunjungan (P3T) Surabaya menagih janji Pemkot Surabaya untuk merevitalisasi pasar Tunjungan yang selama ini sudah tidak layak.

Mereka juga mengancam akan gugat Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dan PD Pasar Surya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), jika revitalisasi tidak segera dilaksanakan.

Seperti yang diketahui, Pasar Tunjungan Surabaya terletak di antara jalan Tunjungan dan jalan Embong Malang berseberangan persis dengan Tunjungan Plaza Surabaya.

Wakil Ketua P3T, Jalil Hakim menjelaskan Penetapan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) tentang revitalisasi pasar Tunjungan, sesuai penetapan nomor 51/G/2016/PTUN.SBY, pada selasa 10 mei 2016, sampai saat ini belum terlaksana

(Pelihara Hewan Bisa Meningkatkan Empati Anak, Ini Penjelasan Psikiater dari Surabaya)

(Mengupas Grup Band Asli Kediri Spesialis Lagu-lagu Iwan Fals, Galileo)

"Intinya adalah meminta janji pemkot Surabaya dan PD Pasar Surya, seperti yang tertuang dalam penetapan PTUN untuk merevitalisasi," jelas Jalil Hakim kepada awak media, Kamis (3/1/2019).

Ia juga meminta, selama proses revitalisasi, pihak pedagang dan pemilik stan pasar Tunjungan, agar tidak dibebani retribusi.

"Selama itu direvitalisasi kami jangan dibebani retribusi apalagi PPN, karena logikanya kalau kami tidak punya penghasilan, dari mana kami membayar retribusi," imbuhnya.

Jalil juga mempersoalkan surat yang keluar dari PD Pasar Surya, nomor SU-994/01/III/2018 tentang Pemberitahuan Pengenaan PPN yang menurut para pedagang dan pemilik stan pasar Tunjungan dinilai semena-mena.

"Surat direktur PD Pasar yang dikeluarkan 3 hari sebelum dia berakhir masa jabatannya, itu semena-mena, karena ketika kami membayar retribusi tanpa disertai PPN, pihak PD Pasar Surya tidak mau menerima," pungkasnya.

(Satpol PP Arahkan Pedagang Sapi yang Maih Nekat Jualan di Pasar Hewan Sampang Lama)

(Daging Ayam Ras Paling Banyak Sumbang Inflasi di Kabupaten Jember selama Tahun 2018)

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved