Polres Pamekasan Optimalkan Pelayanan Aplikasi Berbasis Online 'Arek Lancor', Intip Deretan Fiturnya
Aplikasi ini dikembangkan dan diubah menjadi aplikasi Arek Lancor (antisipasi dan reaksi kilat serta pelayanan cepat terorganisasi).
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ani Susanti
TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Polres Pamekasan terus berupaya meningkatkan pelayanan, satu di antaranya dengan mengoptimalkan aplikasi berbasis online berupa Unit Reaksi Cepat Polisi Cyber (URC Cyber Police).
Aplikasi ini dikembangkan dan diubah menjadi aplikasi Arek Lancor (antisipasi dan reaksi kilat serta pelayanan cepat terorganisasi).
Dalam aplikasi ini juga ditanam sejumlah fitur.
Di antaranya yakni tombol panic yang bisa digunakan oleh warga Pamekasan untuk meminta pertolongan kepada polisi.
Selain itu ada fitur pengaduan, call operator, pemantauan posisi, telpon bantuan, laporan kehilangan, peta pelayanan, SKCK online dan SIM online.
• Dibantu Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan, Bocah Putus Sekolah di Pamekasan Bisa Sekolah Kembali
Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo menuturkan, aplikasi tersebut untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat Pamekasan.
“Dengan aplikasi ini masyarakat Pamekasan lebih cepat dalam mengurus keperluannya pada kepolisian," ujarnya, Rabu (9/1/2019).
Aplikasi juga dibuat dalam rangka pencanangan pembangunan zona integritas (ZI) menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBK).
Agar aplikasi tersebut bisa menjadi media masyarakat dalam mengadukan berbagai informasi maupun peristiwa secara online, termasuk juga penyertaan sejumlah nomor darurat atau emergency call.
Serta pihaknya juga mengajak masyarakat untuk bisa berperan aktif dalam keamanan daerah Kabupaten Pamekasan.
• Hidup Memperihatinkan dengan Dengan 4 Anak di Pamekasan, Darwis: Seandainya Boleh memohon
AKBP Teguh Wibowo menambahkan, pencanangan ini disosialisasikan kepada para personel di bawahnya, sehingga tidak terjadi pungli atau hal-hal yang berkaitan dengan korupsi dalam pelayanan terhadap masyarakat nantinya.
“Kami dari pimpinan pun akan berupaya atau transparan terhadap anggaran atau DIPA yang kita peroleh,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan Raja’e sangat mendukung upaya pihak kepolisian dalam rangka peningkatan kinerja dan pelayanan demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN.
Selain itu, kata dia, peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi di masing-masing instansi pemerintahan harus terus dilakukan, termasuk di Kabupaten Pamekasan yang sedang berupaya menjadi Pamekasan Hebat, Rajjeh, bhejre tor parjugeh.
“Hari ini kita sama-sama berikhtiar untuk menciptakan pemerintahan yang bersih mulai tingkat desa hingga pusat. Dan semoga upaya kita ini bisa terwujud serta mendapatkan berkah, barokah syafaat manfaat dari Allah SWT," harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pencanangan-pengembangan-zona-integritas-yang-dilaksanakan-di-aula-polres-pamekasan.jpg)