Jalan Gubeng Surabaya Ambles

PT NKE Mau Uruk Galian Proyek Basement, Polda Jatim : Jangan Diuruk Dulu Tunggu Penyidikan Tuntas

PT NKE Mau Uruk Galian Proyek Basement, Polda Jatim : Jangan Diuruk Dulu Tunggu Penyidikan Tuntas.

PT NKE Mau Uruk Galian Proyek Basement, Polda Jatim : Jangan Diuruk Dulu Tunggu Penyidikan Tuntas
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Kondisi terkini Jalan Raya Gubeng ambles di lokasi pembangunan proyek Basement oleh pihak pengembang PT NKE Nusa Konstruksi Enjiniring TBK. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polda Jatim menanggapi desakan pihak PT NKE (Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk) agar secepatnya menyelesaikan pengambilan barang bukti di lokasi amblesnya Jalan Raya Gubeng Kota Surabaya.

Ini menyusul pihak PT NKE akan menguruk kembali galian proyek basement RS Siloam, yang menyebabkan Jalan Raya Gubeng ambles.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menegaskan penyidikan ini merupakan bagian transparansi yang diinginkan publik untuk dilakukan keterbukaan mengenai penanganan kasus Jalan Gubeng ambles.

Barang Bukti Galian Tak Kunjung Diambil, Tim Mitigasi Sebut Bisa Timbulkan Keretakan Jalan Gubeng

Pastinya, penyidik sudah mempertimbangan bahwa di lokasi masih diperlukan guna kepentingan penyidikan.

"Kalau penyidikan belum tuntas dan masih memerlukan bukti-bukti yang diperlukan, saya kira jangan diuruk dulu," ungkapnya, Senin (21/1/2019).

Barung Mangera menjelaskan, keperluan barang bukti di lokasi kejadian itu sangat membantu untuk membuktikan hasil penyidikannya.

"Jika penyidikan itu dianggap sudah memenuhi dan bukti material sudah ada, ya silahkah dilakukan pengurukan," jelasnya.

Proses Urukan Basement Jalan Gubeng Tertunda, PT NKE Tunggu Polda Jatim Pada Galian Barang Bukti

Dikatakannya, pihaknya belum dapat memastikan terkait sampai penyidikan itu dianggap selesai hingga yang bersangkutan diperbolehkan menguruk kembali lokasi galian basement tersebut.

Seperti yang disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan Januari 2019 akan diumumkan mengenai hasil penyidikan.

"Kalau belum (Penyidikan) ya paling lambat akhir Januari ini sudah selesai," pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved