52 Rumah Warga Pamekasan Madura Diterjang Angin Puting Beliung
Rumah warga yang diterjang angin kencang disertai hujan deras di Pamekasan, Madura bertambah. Semula dilaporkan 40 rumah warga yang porak-poranda, ki
Penulis: Muchsin Rasjid | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Rumah warga yang diterjang angin kencang disertai hujan deras di Pamekasan, Madura bertambah. Semula dilaporkan 40 rumah warga yang porak-poranda, kini menjadi 52 rumah, yang rusak diterjang angin kencang.
Koordinator Tim Rekasi Cepat (TRC) BPBD Pamekasan, Budi Cahyono, mengatakan, hingga sore ini, jumlah rumah warga yang menjadi korban keganasan angin kencang menjadi 52 rumah. Ini berdasarkan hasil ferivikasi dan laporan dari kepala desa (Kades), lurah dan pihak kecamatan, yang ia terima.
Dari 52 rumah warga itu, di antaranya di Desa Panaguan, Kecamatan Larangan, sebanyak 16 rumah. Di Kecamatan Pademawu, yakni di Desa Ceguk sebanyak 18 rumah, di Desa Jarin 7 rumah, di Desa Sopaah 3 rumah, di Desa Majungan 2, di Desa Pegagan 2, di Desa Buddih 3 dan di Kelurahan Barurambat Timur satu rumah.
• Ini Respon Disbudpar Lamongan Soal Sanggring di Desa Tlemang
• Penjual Bakso di Pantai Prigi Trenggalek Kaget, Menteri Susi Pudjiastuti Datangi Gerobak Baksonya
• Tiga Bulan Pertama Pimpin Jatim, Khofifah-Emil Prioritaskan Pengembangan Pesantren
“Kerusakan ini belum termasuk tempat usaha, tempat ibadah dan bengkel. Nah, sampai sore ini tim TRC masih menggali informasi dan mendatangi lokasi di lapangan yang terdampak angin kencang itu,” ujar Budi Cahyono kepada Tribunjatim.com, Selasa (5/2/2019).
Dikatakan, hingga saat ini, sejumlah warga sekitar terdampak angin kencang, bersama aparat kepolisian, Kodim, Koramil dan anggota TRC BPBD Pamekasan, menyebar ke empat kecamatan untuk membantu mengevakuasi puing-puing kerusakan rumah dan bersih-bersih lokasi kejadian.(sin/TribunJatim.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/rumah-ambrol-akibat-pohon-tumbang-di-pamekasan.jpg)