Kembangkan Potensi Lain di Mojokerto, Uul Ciptakan Batik Khas Trowulan, Ada Motif Sambal Wader

Berangkat dari keinginan mengangkat potensi lain di tempat tinggalnya, Uul Fatkhurromah membuat batik khas Trowulan.

Kembangkan Potensi Lain di Mojokerto, Uul Ciptakan Batik Khas Trowulan, Ada Motif Sambal Wader
SURYA/DANENDRA KUSUMA
Uul Fatkhurromah (kiri) sedang membuat batik Trowulan, Sabtu (23/2/2019). 

Warna batik Trowulan didominasi warna hijau dan warna merah batu bata.

Suka Santap Belalang, Ibu Muda dari Mojokerto Tekuni Usaha Belalang Goreng, Produk Tembus Luar Jawa

Hasil Liga Inggris, Crystal Palace Menang Skor Telak, Bournemouth Raih Hasil Imbang

"Ada dua varian warna, yakni warna sintetis dan warna alam," sebut ibu dua orang anak ini.

Uul memanfaatkan media sosial untuk pemasaran batik Trowulan buatannya.

Kini, pelanggan batik Trowulan buatannya sudah tersebar di luar wilayah Jawa Timur.

"Pelanggan saya yang paling jauh dari Jakarta dan Bali," ungkapnya.

Uul membanderol batik Trowulan dengan harga Rp 300.000 sampai Rp 3 juta.

826 Orang Ikuti Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Banyuwangi, Paling Banyak Guru

Harga batik Trowulan tergantung dengan pewarna yang digunakan.

"Batik tulis dengan warna sintetis harganya mulai Rp 300.000 sampai Rp 700.000. Kalau batik tulis dengan pewarna alam mulai Rp 500.000 hingga Rp 3 juta. Untuk omzetnya kurang lebih Rp 2-3 juta" sebutnya.

Ilmu membuat batik dia pelajari sendiri.

Dia hanya berbekal kepiawaiannya dalam menggambar.

Halaman
123
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved