Inilah Sosok 3 Presiden yang Berani Perang Lawan Asing Kata Kwik Kian Gie, 'Ini Dadaku, Mana Dadamu'
Siapa sajakah 3 presiden yang berani perang melawan asing, seperti kata Kwik Kian Gie?
Penulis: Ani Susanti | Editor: Adi Sasono
Siapa sajakah 3 presiden yang berani perang melawan asing, seperti kata Kwik Kian Gie?
TRIBUNJATIM.COM - Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Ekuin) Kwik Kian Gie menyebut hanya ada tiga Presiden RI yang berani berperang melawan asing.
Siapa sajakah 3 presiden yang dimaksud Kwik Kian Gie?

• Detik-detik 5 Polisi Jepang Kabur Saat Akan Tangkap Soekarno, Takut Lihat Benda yang Dibawa Pengawal
Dilansir dari TribunWow (grup TribunJatim.com), Kwik Kian Gie memberikan pernyataan ini saat menghadiri acara Indonesia Business Forum, Rabu (3/4/2019) dengan tema 'Benarkah Asing Kuasai Bandara dan Pelabuhan Kita?'.
Mulanya, pembawa acara bertanya soal perusahaan asing yang telah menguasai bandar dan pelabuhan.
"Dengan masuknya investasi asing di proyek penting di negeri ini, pengolaan penting di negeri ini, apakah benar ini tidak akan menganggu kedaulatan, Pak Kwik?," ujar pembawa acara.
• VIRAL Bayi Berkepala Dua Meninggal di Usia 3 Hari, Ayah Ungkap Kondisi Tubuh Ibu Saat Hamil & Pasrah
Kwik Kian Gie lalu mengatakan asing yang masuk ke negara Indonesia bisa dibagi menjadi dua, yakni untung rugi secara komersial dan untung rugi secara kedaulatan.
"Jadi kita harus membedakan untung rugi secara komersial dan kedaulatan," ujar Kwik.
"Secara untung rugi itu kan investor asing di-invite dengan karpet merah oleh karena sangat dibutuhkan."
Kwik lalu bercerita pengalamannnya menghadapi perusahaan maupun pimpinan asing.
"Saya akan cerita dua pengalaman, yang pertama dari mulutnya Pak Adam Malik almarhum bercerita pada saya bahwa waktu Indonesia pertama kali, ini bukan zaman Pak Jokowi, ini zaman Pak Harto.'
"Pertama kali invite investor asing itu Citibank mau masuk, Citibank mau masuk silakan tapi harus sekarang juga mendepositokan uangmu di dalam negeri sambil menunggu izin keluar."
"Dia mendepositokan uang tingkat bunganya tinggi sekali waktu itu, dia izin. Izinnya satu tahun lebih baru keluar, waktu izin keluar dan dia beroperasi uangnya sudah kembali, bagian terbesar dari bunga yang dibayar oleh pemerintah jadi hampir 0."
"Sesudah itu karena nama besar, masyarakat percaya menabung di sana, tabungan itulah yang dipakai untuk membiayai perusahaan-perusahaan Amerika, jadi perusahaan Amerika beroperasi dibiayai oleh bangsa Indoensia, dipimpin oleh orang asing. Ini Pak Adam Malik."
• Cara Cerdik Soekarno Belikan Istri Pakaian Dalam Tapi Lupa Ukuran, Tanyakan Hal yang Bikin SPG Malu!
Sementara cerita kedua adalah pengalaman soal perusahaan Jerman yang berada di Indonesia.
"Pengalaman saya sendiri pernah ke agen tunggal dari pabrik televisi, lancar semua, bank yang memberi kredit pada saya adalah Europian Asian Bank," ujar Kwik.
"Kan kontrak-kontrak kalau sudah habis kontraknya diperpanjang selama masih beres, loh ini kan beres, saya bayar bunga terus? Iya tapi kan dana yang saya berikan kredit kepada Anda diberikan ke perusahaan Jerman di bumi Indonesia, ini semua kenyataan."
Menteri era Pak Harto ini lalu bercerita soal keuntungan perusaahaan asing di Indonesia.
"Sekarang mengenai cost benefit, perusahaan asing yang di sini itu kita lihat perincian neraca dan perincian rugi labanya itu kan per omzet."
• Terbongkar Sikap Pelayan Istana ke Soekarno di Akhir Kekuasaan Sang Presiden, Minta Nasi Tak Diberi
"Jadi omzet itu kan uang yang masuk dari penjualan kemudian omzet satu tahun, 6 bulan, atau 3 bulan kita bagi habis berapa rupiah bahan baku listrik, berapa ini, berapa ini, perbandingannya seperti apa, yang sangat-sangat besar itu perusahaan yang milik orang asing, jadi ditinjau cost benefit apa mesti diusir semua? Tidak."
"Tapi hitunglah cost benefit. Karena waktu saya jadi Menko saya menerima limpahan dari dua Menko zaman Pak Harto, Hartarto (Menko saat itu) mengatakan pada saya you mempunyai tugas yang mission imposible."
"Karena listrik menjual pada Amerika menjual pada PLN dengan harga tiga kali lipat, pada orang Indonesia tapi langsung digadaikan pada Amerika, itu kerugiannya 30 miliar. Saya tahu sebelumnya, tapi ini kan koruptif."
• Kisah Pramugari Cantik Gemetaran Saat Soekarno Nyatakan Cinta, Ajukan 1 Syarat Ketika Beri Jawaban!
Pembawa acara lalu kembali bertanya apakah hal itu bisa menganggangu kedaulatan.
"Berarti Pak Kwik mengatakan mengganggu kedaulatan dengan contoh yang ada?," tanya pembawa acara.
"Jelas, karena koruptif kan merong-rong kita semua," jawab Kwik,.
Lalu, Kwik menegaskan saat ini hanya ada tiga presiden yang berani bertarung untuk kedaulatan rakyat.
"Tapi sekarang ini yang saya amati tidak ada presiden kecuali Bung Karno dan Pak Harto, Gus Dur, tidak ada presiden yang berani perang, ini dadaku mana dadamu, tidak."
"Bicara berargumentasi, berbantahan saja tidak berani, ada apa?," ujar Kwik.
Lihat videonya:
(Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com!)
1. Presiden Soekarno (Bung Karno)

Ir Soekarno adalah Presiden RI pertama.
Dilansir dari TribunJogja (grup TribunJatim.com), Soekarno berperan sangat besar untuk kemerdekaan Indonesia.
Dialah sang proklamator, yang telah melakukan banyak banyak hal untuk negeri ini agar bebas dari penjajah.
Soekarno menjabat pada tahun 1945–1967.
Bung Karno meninggal dunia di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun.
Simak fakta menarik tentang Bung Karno di sini.
• Jawaban Soeharto Saat Disodori 4 Nama untuk Jadi Capres, Nama Prabowo Subianto Malah Tak Dipilihnya
2. Presiden Soeharto
Dilansir dari Wikipedia, Soeharto adalah Presiden kedua Indonesia yang menjabat dari tahun 1967 sampai 1998, menggantikan Soekarno.
Di dunia internasional, terutama di Dunia Barat, Soeharto sering dirujuk dengan sebutan populer "The Smiling General" karena raut mukanya yang selalu tersenyum.
Sebelum menjadi presiden, Soeharto adalah pemimpin militer pada masa pendudukan Jepang dan Belanda, dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal.

Soeharto kemudian mengambil alih kekuasaan dari Soekarno, dan resmi menjadi presiden pada tahun 1968.
Ia dipilih kembali oleh MPR pada tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993, dan 1998.
Pada tahun 1998, masa jabatannya berakhir setelah mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei tahun tersebut, menyusul terjadinya kerusuhan Mei 1998 dan pendudukan gedung DPR/MPR oleh ribuan mahasiswa.
Ia merupakan orang terlama yang menjabat sebagai presiden Indonesia.
Soeharto tutup usia di Jakarta pada 27 Januari 2008 saat berumur 86 tahun.
• Luput dari Sorotan, Sule Tak Hapus 1 Potret Mantan Istrinya Lina di Medsos hingga Kini, Masih Cinta?
3. Gus Dur

Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur adalah Presiden Indonesia yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001.
Ia menggantikan Presiden B.J. Habibie setelah dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat hasil Pemilu 1999.
Dilansir dari Wikipedia, penyelenggaraan pemerintahannya dibantu oleh Kabinet Persatuan Nasional.
• Kabar Baru Lina, Mantan Istri Sule yang Kini Jarang Disoroti, Terlihat Momong Anak, Gayanya Berubah?
Masa kepresidenan Gus Dur dimulai pada 20 Oktober 1999 dan berakhir pada Sidang Istimewa MPR pada tahun 2001.
Tepat 23 Juli 2001, kepemimpinannya digantikan oleh Megawati Soekarnoputri setelah mandatnya dicabut oleh MPR.
Sementara itu, Gus Dur juga merupakan mantan ketua Tanfidziyah (badan eksekutif) Nahdlatul Ulama dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Gus Dur meninggal dunia di Jakarta pada 30 Desember 2009 dalam usia 69 tahun.
Simak beragam cerita tentang Gus Dur di sini.
• Ajudan Ungkap Cara Soeharto Hadapi Pembajakan Pesawat Woyla, Instruksi Keluar Jam 3 Dini Hari