Kodim 0812 Lamongan Berduka, Seorang Babinsa Meninggal
Kodim 0812 Lamongan Jawa Timur berduka. Seorang anggota Serda Sugiono (40) Babinsa Koramil 15 Karanggeneng, Lamongan meninggal, Selasa (24/04/2019) pu
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNAJTIM.COM, LAMONGAN - Kodim 0812 Lamongan Jawa Timur berduka. Seorang anggota Serda Sugiono (40) Babinsa Koramil 15 Karanggeneng, Lamongan meninggal, Selasa (24/04/2019) pukul 00.30 WIB.
Serda Sugiono, asal Rejoagung RT 01 RW 02 Pasar Ploso depan Telkom Gang Buntu Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang meninggal saat dalam perjalanan untuk berobat.
Namun saat tiba di RSUD Ploso dinyatakan meninggal dunia oleh dr. Andyana RSUD Ploso
Sebelum mengembuskan nafas terakhirnya, pada Senin (22/4) sekitar pukul 14.00 WIB, Serda Sugiono merasa pusing selanjutnya meminta ijin kepada Peltu Kolil, Batuud Koramil 15/Karanggeneng untuk pulang istirahat.
Dalam perjalanan pulang sekitar pukul 16.10 WIB, tepatnya di Koramil 08 Sambeng Kodim 0812 Lamongan Serda Sugiono berhenti dan meminta tolong piket Koramil 08 Sambeng, Serda Marjuki untuk diantar ke Puskesmas Sambeng.
Sekitar pukul 17.15 WIB, Sugiono kemudian diantar pulang ke rumah di Desa Rejoagung RT 01 RW 02 Pasar Ploso Jombang oleh Koptu Eko, anggota piket Koramil 15 Karanggeneng Kodim 0812 Lamongan.
• Siang ini, Kejaksaan Siap Bacakan Tuntutan Ahmad Dhani Hari ini
• Wawancara Eksklusif Bersama La Nyalla: Optimistis Lolos DPD RI Hingga Isu Potong Leher
Tiba di rumah, Sugiono menginformasikan kepada Lettu Inf Sobar Atnanto, Pj Danramil 15 Karanggeneng), bahwa ia sudah tiba di rumah dan Istirahat.
Pada dini hari, Sugiono merasa kejang-kejang selanjutnya diantar oleh Istri Suciati ke RSUD Ploso. Sekitar Pukul 00.30 WIB, tiba di RSUD Ploso dan dinyatakan meninggal dunia oleh dr. Andyana RSUD Ploso.
Menurut dokter jaga RSUD, dr. Andyana kepada istri Sugiono, bahwa Serda Sugiono sudah dinyatakan meninggal dunia akibat mengalami pembengkakan jantung.
Kasdim 0812 Lamongan, Mayor Arh Gusti Putu Ardana dikonfirmasi Surya.co.id (TribunJatim.com grup, red) mengatakan, meninggalnya Sugiono tidak ada kaitannya dengan pemilu.
"Jangan dikait- kaitkan. Karena turun piket, badan tidak enak terus ijin pulang berobat terus kena jantung," kata Putu melalui WA kepada Tribunjatim.com.
Putu menegaskan kembali kematiannya bukan karena jaga pemilu. Serda Sugiono meninggalkan seorang istri, Suciati (33) dan satu anak perempuan bernama Marta (7 tahun). (Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-lamongan-rest-area-kodim-lamongan_20170620_114417.jpg)