Kisah Seram Gadis Dilecehkan di KA Sembrani Tujuan Surabaya, ‘Kalau Saya Melek Dia Bisa Makin Kuat’

Seorang perempuang muda mengisahkan betapa seram menjadi korban pelecehan di atas kereta api dari Jakarta ke Surabaya. Korban ungkap identitas pelaku.

Kisah Seram Gadis Dilecehkan di KA Sembrani Tujuan Surabaya, ‘Kalau Saya Melek Dia Bisa Makin Kuat’
KOLASE
ILUSTRASI STOP PELECEHAN SEKSUAL 

"I faked asleep under the blanket, showing my discomfort. I took my hand back, but he was so strong, he rubbed on my arm and my stomach.

I didn't know what to do, I was scared if I opened my eyes he would do more. (Aku pura-pura tidur menggunakan selimut dan menunjukkan kegelisahanku. Aku menarik tanganku kembali tetapi dia menarik tanganku kembali dengan kuat. Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan saat itu, karena aku takut dia akan melakukan hal lainnya saat aku membuka mata)," tulis twit korban.

Korban Tak Berani Berteriak

BN mengungkapkan, ia merasa takut dan tidak bisa teriak. "Enggak teriak, saya enggak berani. Nangis saja di dalam selimut. Saya coba chat semua teman saya, pacar saya, tapi mereka tidak ada yang membalas" ujar BN.

BN kemudian mengunggah twit dan salah satu temannya yang membaca twit itu langsung menelepon BN.

Saat itu juga, BN mendapatkan keberanian untuk beranjak dari kursinya dan menghentikan tindakan pelecehan itu.

Namun, ketika ia melaporkan tindakan pelecehan tersebut kepada satpam di dalam kereta, satpam tersebut justru meminta BN untuk pindah tempat duduk.

BN menolak dan ia meminta satpam agar menangkap pelaku pelecehan seksual itu.

Pelaku Pindah Kursi dan Pura-pura Tidur

Setelah kembali ke tempat duduknya, BN mendapati si pelaku tidak lagi berada di kursi di sebelahnya dan barang-barang milik pelaku pun tidak ada.

Halaman
1234
Editor: Adi Sasono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved