May Day 2019

May Day, Ribuan Buruh Jombang Warnai dengan 2 Aksi Bertolak Belakang

Peringatan Hari Buruh (May Day) juga digelar ribuan buruh di Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), dengan menggelar kegiatan atau aksi.

May Day, Ribuan Buruh Jombang Warnai dengan 2 Aksi Bertolak Belakang
Surya/Sutono
Massa buruh yang tergabung dalam SBPJ saat aksi di depan kantor Pemkab Jombang.

 TRIBUNAJTIM.COM, JOMBANG - Peringatan Hari Buruh (May Day) juga digelar ribuan buruh di Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), dengan menggelar kegiatan atau aksi.

Menariknya, kegiatan buruh ini terpecah menjadi dua kelompok. Satu pihak atau kelompok beraksi dengan berunjuk rasa. Sedangkan satu pihak yang lain memperingatinya dengan ekspresi suka ria dan aks sosial.

Yang memilih berdemonstrasi adalah Serikat Buruh Plywood Jombang (SBPJ). Mereka memperingati May Day dengan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Jombang.

Mereka membawa spanduk dan poster berisi sejumlah tuntutan terkait kesejahteraan para buruh.

Mereka juga meminta pemkab tegas menindak perusahaan-perusahaan nakal yang selama ini tidak mau membayar upah buruh sesuai UMK yang telah ditetapkan. Selain itu juga tuntutan sistem outsourching yang selama ini berjalan agar dihapuskan. Sistem ini dinilai hanya menyengsarakan buruh karena hak-hak mereka akan mudah terabaikan.

“Banyak (karyawan) yang terlena dan ‘dibodohi’ karena tidak tahu makna peringatan Hari Buruh yang sebenarnya. Momentum ini harusnya menjadi perjuangan kita para buruh,” ujar koordinator aksi demonstrasi buruh Hadi Purnomo, kepadaSurya.co.id.

Hasil Real Count KPU Pilpres 2019, Prabowo-Sandi Mendapatkan 91,8 Persen Suara di Wilayah Ini

Gubernur Jatim Lakukan Sidak ke Pasar Wadung Asri Sidoarjo, temukan ini

Gubernur Jatim Khofifah Beri Anak Buruh Kuota Khusus untuk Masuk SMA/SMK Negeri di Jawa Timur

Sedangkan kelompok lainnya, memilih memperingati Hari Buruh dengan mengikuti acara jalan sehat dan pentas musik serta pembagian berbagai hadiah menarik, bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang. Mereka berasal dari puluhan perusahaan di Jombang.

Wakil Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Jombang Gandung Sugianto mengaku sengaja memilih tidak ikut aksi unjuk rasa karena ingin menciptakan suasana Hari Buruh yang tenang dan menyenangkan.

“Saya pikir dengan peringatan seperti ini lebih bernuansa kekeluargaan. Bisa lebih mempererat hubungan antara buruh se-Jombang. Selama ini rutinitas kami hanya diperkerjaan. Jadi melalui May Day ini kita bisa menjalin hubungan antarburuh dan dengan pemerintah,” ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Kendati aksi kedua kelompok buruh itu berlangsung secara bersamaan dan dengan lokasi yang berdekatan, tapi tak ada ketegangan, lebih-kericuhan.(sutono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved