Data Badan Pusat Statistik Jatim, Tingkat Pengangguran Terbuka di Jatim Turun Februari Ini

Jumlah angkatan kerja pada Februari 2019 ada di angka 21,59 juta orang. Nilai ini naik 584 ribu orang dibanding Februari 2018.

Tayang:
SURYA.CO.ID/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menemui para peserta aksi Hari Buruh yang berkumpul di depan Gedung Grahadi, Rabu (1/5/2019) siang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jumlah angkatan kerja pada Februari 2019 ada di angka 21,59 juta orang. Nilai ini naik 584 ribu orang dibanding Februari 2018.

Sejalan dengan itu, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga meningkat 1,31poin.

Teguh Pramono, kepala BPS jatim, mengungkapkan, dalam setahun terakhir, pengangguran bertambah 16,82 ribu orang.

Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka turun menjadi 3,83 persen pada Februari 2019.

(Khofifah Berikan PR Pada Wali Kota Madiun Soal Pengentasan Pengangguran)

Dilihat dari tingkat pendidikan, Tingkat Pengangguran Terbuka dari Sekolah Menengah Kejuruan masih mendominasi di antara tingkat pendidikan lain, yaitu sebesar 6,84 persen

Penduduk yang bekerja sebanyak 20,76 juta orang, angkanya bertambah 567 ribu orang dari Februari 2018.

Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja didominasi Industri Pengolahan (0,48 persen poin), Konstruksi (0,46 persen poin), dan Jasa Lainnya (0,31 persen poin).

Sebaliknya, lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan utamanya pada Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (0,91 persen poin).

Ada pula di sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor (0,41 persen poin), dan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (0,18 persen poin)

(Buntut Demo FSPMI Tuban Sebut Terjadi PHK Pada 26 Tenaga Kerja, PT Semen Indonesia : Itu Bukan PHK)

Sebanyak 12,79 juta orang (61,60 persen) bekerja pada kegiatan informal.

Selama setahun terakhir (Februari 2018-Februari 2019), pekerja informal di Jawa Timur turun sebesar 1,24 persen poin.

"Persentase tertinggi pada Februari 2019 adalah pekerja penuh (jam kerja minimal 35 jam per minggu) sebesar 67,43 persen. Sementara itu, pekerja tidak penuh terbagi menjadi dua, yaitu pekerja paruh waktu (25,66 persen) dan pekerja setengah penganggur (6,92 persen), " ucap Teguh kepada tribunjatim.com

(SMK PGRI 3 Malang Gaet Perusahaan Industri, Hapus Stigma SMK Jadi Penyumbang Pengangguran Terbanyak)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved