SMK PGRI 3 Malang Gaet Perusahaan Industri, Hapus Stigma SMK Jadi Penyumbang Pengangguran Terbanyak

SMK PGRI 3 Malang Gaet Perusahaan Industri, Hapus Stigma SMK Jadi Penyumbang Pengangguran Terbanyak.

SMK PGRI 3 Malang Gaet Perusahaan Industri, Hapus Stigma SMK Jadi Penyumbang Pengangguran Terbanyak
SURYA/BENNI INDO
Dirjen Dikdasmen Kemendikbud RI Hamid Muhammad (kelima dari kanan) dan Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Malang (keenam dari kanan) saat meresmikan peluncuran kelas industri di SMK PGRI 3 Malang, Sabtu (13/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - SMK PGRI 3 Malang kembali menggandeng atau bekerjasama dengan sejumlah perusahaan industri.

Di antaranya dengan PT Astra Daihatsu Motor, CV Najwa Electrical Engineering, serta launching kelas indsutri baru yang bekerjasama dengan Yamaha Musical Products Indonesia (YMPI).

Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Malang, Lukman Hakim menjelaskan, kerjasama dengan sejumlah pihak industri itu adalah bentuk komitmen SMK PGRI 3 Malang mencetak lulusan yang kompetitif.

Diduga Iri Punya Kasur Baru, Menantu dari Malang Ini Nekat Bakar Mertuanya Hidup-hidup, Tewas di RS

Proyek Dikebut, Pemkab Malang Selangkah Lagi Miliki Rusunawa ASN

Kenalkan Kereta Api keAnak-Anak, Daop 8 Surabaya Gelar Edutrain Goes To Malang

Warga Jabung Ditemukan Jadi Mayat di Pakis Malang, Ada Luka di Pipi, Celana Korban Diturunkan

Kata Lukman, SMK PGRI 3 Malang selalu mempersiapkan lulusannya untuk siap kerja. Namun juga tidak menutup kemungkinan lulusannya membuka usaha sendiri atau melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Ini adalah launching kami kesekian kalinya. Kami ingin meyakinkan masyarakat secara luas bahwa SMK itu pilihan utama. Kami mencoba menjawab permasalahan yang selama ini menjadi kekhawatiran bangsa, yaitu SMK menyumbang pengangguran terbanyak,” ujar Lukman, Sabtu (13/4/2019).

Dengan menggandeng sejumlah industri, pelajar SMK PGRI 3 Malang diajarkan teknik bekerja di perusahaan terkait. Selain itu, mereka juga dididik untuk mengenal budaya dan kerja di perusahaan.

“Salah satunya menggandenga YMPI, anak-anak mendapatkan kompetensi yang diharapkan sehingga disparitas antara kebutuhan perusahaan dan lululsan sekolah semakin kecil dan kami bisa memenuhi kebutuhan perusahaan,” ungkapnya.

Lukman mencontohkan, dengan menggandeng YMPI, SMK PGRI 3 Malang nantikan menduplikasi materi dari YMPI.

Materi itu akan diajarkan kepada para pelajar di SMK PGRI 3 Malang. Sehingga anak-anak yang lulus nantinya tidak perlu waktu untuk magang atau training, tapi langsung siap kerja di YMPI.

“Harapan kami, dengan menggandeng seperti ini, sehingga tidak perlu magang atau training, setelah masuk ke PGRI 3, mereka mengetahui budaya perusahaan. Sehingga memenuhi kebutuhan mereka,” terangnya.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved