Gara-gara Ban Depan Pecah, Mobil Honda HR-V Milik Warga Surabaya 'Nangkring' di Median Jalan Gresik

Mobil Honda HR-V milik warga Surabaya tiba-tiba nangkring di median Jalan RA Kartini, Gresik. Kejadian ini diduga ban depan pecah.

Gara-gara Ban Depan Pecah, Mobil Honda HR-V Milik Warga Surabaya 'Nangkring' di Median Jalan Gresik
SURYA/SUGIYONO
Mobil Honda HR-V nangkring di median jalan akibat ban pecah saat melaju di Jl RA Kartini Kecamatan Kebomas Gresik, Rabu (15/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pasangan Abdul Wahid dan Chusnal Khotimah, warga Surabaya, pengemudi mobil HRV naik ke median jalan.

Diduga ban mobil sebelah kanan pecah sehingga mobil oleng ke kanan, kemudian berhenti setelah naik di median jalan dan menabrak pot bunga.

Kejadian tersebut terjadi ketika mobil Honda HRV, Nopol L 1652 SU, dikemudikan Abdul Wahid, sedang melaju dari Timur ke Barat di Jl RA Kartini.

Dukung Santri Usaha Ternak Ayam, Kementan Bagikan 5.000 Ayam Joper ke 10 Ponpes di Kabupaten Gresik

Sepekan Pasca Banjir Kali Lamong, Kerugian di Gresik Capai Rp 78,843 Miliar, ini Rinciannya

Tiba-tiba sampai di dekat Kantor DPC PKB Kabupaten Gresik, ban mobil depan kanan pecah, sehingga mobil oleng ke kanan.

Mobil yang lepas kendali tersebut langsung menabrak median jalan, kemudian nabrak pot bunga dan berhenti setelah menabrak pohon penghijauan.

"Ini tadi mau ke Makam Habib Abu Bakar Assegaf. Tiba-tiba ban meletus, akhirnya seperti ini," kata Wahid, Rabu (15/5/2019).

Dari kecelakaan tunggal tersebut, pengemudi dan penumpang tidak mengalami luka.

Namun, kesulitan untuk mengevakuasi mobil. Sebab, beban mobil yang berat dan nangkring di atas median jalan.

Minta Success Fee, Pengacara Kasus Perceraian di Gresik Dilaporkan ke Polisi Dituduh Gelapkan Uang

Awal Ramadan, Tiga Motor Hilang Selama Sepekan di Gresik, Semua Motor Dicuri Saat Parkir di Rumah

Akibat kecelakaan tersebut, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto melalui Kanit laka Lantas Polres Ipda Yossy mengimbau kepada masyarakat pengguna kendaraan untuk memeriksa tekanan ban, sehingga tidak sampai meletus di jalan raya.

"Jadi harus hati-hati menjelang hari raya Idul Fitri, agar selamat sampai tujuan untuk memeriksa tekanan udara ban diisi dengan standar," kata Yossy. (Surya/Sugiyono)

Penulis: Sugiyono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved