Semarak Ramadan 2019

Jemaat GPIB Gamaliel Madiun Bagikan Ratusan Paket Takjil kepada Umat Islam yang Berpuasa

Sejumlah jemaat GPIB Jemaat Gamaliel Madiun membagi-bagikan takjil atau makanan berbuka bagi umat Islam yang berpuasa.

Jemaat GPIB Gamaliel Madiun Bagikan Ratusan Paket Takjil kepada Umat Islam yang Berpuasa
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Jemaat GPIB Gamaliel Madiun membagikan takjil di Jalan Jawa, Kota Madiun, Jumat (31/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Bagi umat Islam, Ramadan merupakan bulan terbaik di mana kesempatan untuk berbuat amal kebaikan terbuka seluas-luasnya.

Tidak ada bulan di mana pintu kebaikan dibuka hingga seperti pada bulan Ramadan.

Namun, di Kota Madiun, bukan hanya umat Islam saja yang berlomba-lomba berbuat kebaikan pada bulan Ramadan ini.

Sejumlah jemaat GPIB Jemaat Gamaliel Madiun membagi-bagikan takjil atau makanan berbuka bagi umat Islam yang berpuasa, Jumat (31/5/2019).

Jembatan Patimura Madiun Sudah Bisa Dilewati Saat Lebaran 2019, Kendaraan Berat Belum Boleh Lewat

Damainya Suasana Ramadan di Acara Siraman Rohani Keagamaan & Buka Puasa Bersama di Kanim Surabaya

"Kami ingin berbagi kasih, atau pada umumnya disebut berbagi takjil. Kami ingin berbagi kasih bersama saudara-saudara kami umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa," kata Sekretaris Pelaksana Harian Majelis Jemaat GPIB Jemaat Gamaliel Madiun, Murwaningsih, saat ditemui di depan GPIB Jemaat Gamaliel Madiun di Jalan Jawa no 10, Kota Madiun setelah acara selesai.

Dia menuturkan, kegiatan berbagi kasih yang diikuti belasan jemaat GPIB Jemaat Gamaliel Madiun ini dilakukan setiap Jumat, pada bulan puasa.

Ada sekitar 150 paket berisi kue, jajan pasar, dan minuman yang dibagikan kepada masyarakat yang melintas di depan gereja.

Bagikan 2000 Paket Takjil di Enam Titik, ASSB Ingin Tularkan Aura Positif di Tahun Politik

Gubernur Khofifah Larang Mobil Dinas Pemprov Jawa Timur Digunakan untuk Mudik Lebaran

Pantauan di lokasi, sejumlah jemaat tampak antusias membagi-bagikan takjil kepada pengendara yang melintas di Jalan Jawa, Kota Madiun.

Sejumlah pengendara dan pengguna jalan pun tampak senang mendapat takjil gratis tersebut.

"Kondisi di Kota Madiun ini sangat kodusif sekali, dan masyarakat Kota Madiun menjunjung tinggi toleransi. Contohnya, ketika kita melakukan kegiatan ini, kami banyak mendapat dukungan," katanya.

Sebelumnya, sejumlah siswa TK Santo Bernadus Kota Madiun melakukan kunjungan ke TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA), Jalan Sikatan no 18 Kota Madiun.

Volume Kendaraan di Tol Madiun Mulai Meningkat, Diprediksi Puncak Mudik Bisa Capai 20 Ribu per Hari

Anak-anak ini diajarkan mengenai toleransi atau menghargai perbedaan agama

Tidak hanya berkunjung, para siswa TK Santo Bernadus yang berjumlah 15 anak ini juga membawa bingkisan untuk anak-anak TK ABA berupa peci, jilbab dan tasbih. (Surya/Rahadian Bagus)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved