Diduga Korsleting Listrik, 2 Toko Oleh-oleh Khas Lamongan Ludes Terbakar, Sempat Terdengar Letusan
Diduga Korsleting Listrik, 2 Toko Oleh-oleh Khas Lamongan Ludes Terbakar, Sempat Terdengar Letusan Mirip Kembang Api.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Musibah kebakaran dialami Hj Tie dan H Munir.
Dua toko milik korban terbakar, Sabtu (08/06/2019).
Toko yang menjual oleh-oleh khas Lamongan dan home industri pembuatan wingko di jalan Panglima Sudirman dilalap si jago merah.
Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
• Hari Ketiga Pasca Idul Fitri, Harga Ikan Tambak di Pasar Lamongan Anjlok
• H+2 Lebaran Idul Fitri 1440 H, Lapas IIB Lamongan Layani 1500 Pembesuk Warga Binaan
• 1.750 Porsi Makanan Ludes Dinikmati Masyarakat Lamongan saat Gelaran Open House dengan Bupati Fadeli
Saat kejadian, para pemilik toko yang ada di deretan jalan Panglima Sudirman, tepatnya di barat dan timur TKP bergegas mengeluarkan isi tokonya, lantaran takut api akan menjalar ke toko - toko yang ada.
Barang - barang dikeluarkan diletakkan di bahu jalan nasional depan toko.
Saksi mata, Masrifah, tetangga pemilik toko mengungkapkan, sebelum terbakar terdengar ada letusan yang mirip kembang api.
"Mendengar letusan seperti kembang api langsung keluar dan melihat toko sebelah sudah terbakar dan merambat ke toko di sebelah baratnya," katanya pada Surya.co.id (grup TribunJatim.com), Sabtu (08/06/2019).
Namun api berhasil dikuasai dan dilokalisir oleh petugas
2 unit mobil PMK yang tiba di lokasi, sehingga tidak sampai merambat ke toko lainnya.
Api hanya melumat habis dua toko milik korban, serta menghabiskan isi toko yang tidak berhasil diselamatkan.
"Tidak sampai satu jam api berhasil dipadamkan," kata saksi.
Akibat kejadian ini arus Lalin sempat macet dan kembali normal saat api sudah berhasil dikuasai.
"Alhamdulillah api berhasil kita lokalisir," kata Rusdianto, Kepala PMK yang berada dilokasi kejadian.
Kini jalan poros pantura Gresik - Lamongan yang sempat merayap kembali lancar.
Akibat kejadian ini korban menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Hingga berita ini dikirim, petugas masih melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebabnya.
Namun kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kondisi-dua-toko-oleh-oleh-khas-lamongan-saat-terbakar-dan-ditangani-petuga-pmk.jpg)