Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas di Jatim, Berikut Programnya

Gubernur Khofifah Indar Parawansa resmi meluncurkan 40 Sekolah Berintegritas di Jawa Timur pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Fatimatuz Zahroh
HARDIKNAS - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat upacara Hardiknas, Senin (4/5/2026). Ia secara resmi melaunching 40 Sekolah Berintegritas yang tersebar di berbagai di daerah Jawa Timur dalam momen peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Senin (4/5/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 40 SMA/SMK di 38 kabupaten/kota menjadi pilot project Sekolah Berintegritas.
  • Program meliputi kantin kejujuran hingga kelas tanpa gadget.
  • Inisiatif ini ditargetkan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Khofifah Indar Parawansa resmi meluncurkan 40 Sekolah Berintegritas di Jawa Timur pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026. 

Peresmian ini bertepatan pada momen peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Senin (4/5/2026). 

Keberadaan 40 Sekolah Berintegrasi di Jawa Timur diyakini akan mampu mewujudkan lingkungan sekolah yang berkarakter dan berprestasi menuju Zona Integritas.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai dalam wawancaranya menyebut bahwa terdapat 40 Sekolah Berintegritas yang tersebar di 38 Kab/Kota di Jatim. 

Ke-40 sekolah ini menjadi Pilot Project dengan berbagai program yang disesuaikan di masing-masing sekolah. Seperti adanya Kantin Kejujuran hingga Kelas Tanpa Gadget. 

Baca juga: Hardiknas 2026 di Among Tani: Plt Wali Kota Batu Tekankan Deep Learning dan Kesejahteraan Guru

Program Berbasis Karakter dan Kejujuran

Ia menekankan bahwa integritas bukan sekadar jargon anti-korupsi, melainkan mencakup kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab akademik. 

“Jadi ada yang Kantin Kejujuran, ada juga yang kelas tanpa penggunaan Gadget secara jujur. Mereka akan menjadi Pilot Project untuk dapat dikembangkan di sekolah-sekolah lainnya di Jawa Timur,” jelasnya. 

Melalui 40 sekolah ini, diharapkan nilai-nilai integritas dapat diterapkan mampu meminimalisir praktik menyimpang di lingkungan sekolah sejak dini.

“Ke-40 SMA dan SMK yang hari ini terpilih menjadi Sekolah Berintegritas memiliki misi mulia untuk mewujudkan SDM Jatim yang semakin unggul dan berdaya saing,” ungkap Gubernur Khofifah. 

Baca juga: Jaga Status Lumbung Pangan Nasional, Khofifah Siapkan Strategi Mitigasi Kekeringan dan Karhutla 2026

Menuju Indonesia Emas 2045

Sementara itu, Gubernur Khofifah menegaskan peluncuran 40 Sekolah Integritas ini merupakan langkah strategis sekaligus investasi jangka panjang menuju visi Indonesia Emas 2045. 

Sebab dikatakannya, SDM unggul dari Jawa Timur harus memiliki daya saing global namun tetap berpijak pada nilai-nilai lokal yang luhur.

“Keberadaan sekolah-sekolah ini diproyeksikan menjadi laboratorium karakter bagi siswa agar tidak hanya fasih secara kognitif, tetapi juga kokoh secara moral dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks,” tegasnya. 

Jika dari bangku sekolah, kejujuran sudah menjadi budaya, maka ke depan ia optimis Indonesia akan memiliki pemimpin-pemimpin bangsa yang amanah dan visioner dari Bumi Majapahit. 

“Mari perkuat kolaborasi. Kita butuh pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi, tapi juga merawat kemanusiasan. Yang tidak hanya mengasah kecerdasan, tapi juga membentuk karakter,” kata Khofifah.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved