Ngaku Tak Kuat Lihat Bocah TK Berpakaian 'Minim', Pria di Sidayu Gresik Cabuli Anak 6 Tahun 4 Kali

Seorang ayah satu anak bernama Saiful (37) harus diamankan polisi lantaran mencabuli bocah TK anak tetangganya sendiri.

Ngaku Tak Kuat Lihat Bocah TK Berpakaian 'Minim', Pria di Sidayu Gresik Cabuli Anak 6 Tahun 4 Kali
Istimewa
Syaiful (37), warga Desa Randuboto Gresik yang cabuli bocah TK empat kali diringkus polisi pada Rabu (12/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Seorang ayah satu anak bernama Saiful (37) harus diamankan polisi lantaran mencabuli bocah TK anak tetangganya sendiri.

Usut punya usut, warga Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu itu sudah empat kali mencabuli bocah berinisial DLA, bocah yang usianya masih 6 tahun.

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Tiksnarto Andaru mengatakan perbuatan tidak senonoh itu bermula saat DLA bermain bersama anak tersangka, VA yang masih TK di dalam rumah tersangka.

Di dalam rumah tersebut hanya ada VA, Tersangka dan istrinya. Saat DLA sedang asyik bermain dengan VA. Tiba-tiba VA dan ibunya keluar rumah.

(Nodai Belasan Siswa, AG Guru Cabul di Lamongan ini Divonis 9 Tahun Penjara)

Di saat sepi tersebut, tersangka melancarkan aksi cabulnya menyentuh organ vital si kecil DLA.

Korban hanya bisa menahan rasa sakitnya saat pulang ke rumah dan melaporkannya pada sang ibu.

Mengetahui buah hatinya dicabuli, ibu korban langsung memanggil perangkat desa meminta pertanggungjawaban tersangka.

"Tersangka melakukan pencabulan tanpa merayu hanya memanfaatkan situasi sepi," ujarnya, Rabu (12/6/2019).

Tersangka Saiful saat menjalani pemeriksaan mengaku tidak kuasa menahan nafsunya saat melihat DLA menggunakan pakaian minim saat bermain dengan putrinya.

"Saya terangsang lihat tubuh DLA saat main kerumah," kata dia.

(Kakek dari Surabaya Ini Nekat Cabuli Balita Saat Duduk di Warung, Dipergoki Orang Tua Korban)

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Syaiful kini meringkuk di balik jeruji besi.

Dia dijerat dengan pasal 82 ayat 1 dan 2 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Saat ini DLA mendapat pendampingan khusus dari unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Gresik untuk menghilangkan trauma.

Reporter: Surya/Willy Abraham

(Pos Pelayanan dan Keamanan Berkonsep Rumah Adat dan Istana Negara, Polres Gresik Raih Juara Utama)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved